Luksemburg, Negara dengan Kemudahan Bisnis Terbaik di Dunia

Kompas.com - 16/03/2018, 17:03 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

LONDON, KOMPAS.com - Luksemburg, Swiss, dan Panama merupakan tiga besar negara dengan kemudahan bisnis terbaik di dunia. Ketiga negara tersebut, berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 21.000 orang di seluruh dunia, dipandang merupakan negara paling terbuka untuk bisnis.

Seperti dikutip dari CNBC, Jumat (16/3/2018), Luksemburg berada pada peringkat pertama, sementara Swiss berada pada peringkat kedua. Negara-negara tersebut diminati oleh pebisnis karena lingkungan pajak yang menguntungkan dan pemerintah yang transparan.

Sementara itu, Panama yang berada pada peringkat ketiga diminati karena sektor manufaktur yang murah dan reputasinya sebagai surga pajak. Akan tetapi, dalam hal praktik transparansi pemerintah, Panama hampir menempati peringkat buncit.

Peringkat bertajuk The Best Countries tersebut disusun oleh BAV Group, bagian dari grup perusahaan agensi WPP. Daftar tersebut juga disusun bersama Wharton School Pennsylvania University dan US News and World Report.

Baca juga: Menteri Agraria: Calon Ibu Kota Baru Harus Bebas Banjir

AS berada pada peringkat 43, sementara Inggris berada pda peringkat 20. Kedua negara tersebut dipandang relatif birokratis, namun Inggris mengungguli AS dalam hal praktik transparansi pemerintah.

Para responden pun juga diminta untuk memeringkati negara secara keseluruhan, dengan aspek pengukuran termaduk budaya, kualitas hidup, dan kewirausahaan. Swiss berada pada peringkat teratas, diikuti Kanada, Jerman, dan Inggris.

Mereka juga diminta memeringkati pemimpin negara dan bisnis. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berada pada peringkat pertama, diikuti oleh Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Presiden AS Donald Trump berada pada peringkat paling buncit. Kemudian diikuti oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sementara itu, pemimpin bisnis yang paling disukai para responden adalah mantan CEO Google Eric Schmidt, diikuti pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg. Berada pada peringkat ketiga adalah pendiri Tesla dan Space-X Elon Musk.

Adapun pemimpin bisnis yang paling tidak disukai adalah CEO JP Morgan Jamie Dimon. Setelah Dimon, berada pada peringkat berikutnya adalah CEO LVMH Bernard Arnauld dan konglomerat baja India Lakshmi Mittal.

Sebanyak 21.117 orang responden dari 36 negara berpartisipasi dalam survei tersebut. Survei secara online dilakukan antara bulan Juli hingga September 2017.




Sumber CNBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X