Pemerintah akan Pangkas Jumlah Proyek Strategis Nasional

Kompas.com - 16/03/2018, 20:02 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Saat menghadiri Munas Gapki diHotel Fairmont, Jakarta, Rabu (14/3/2018).  KOMPAS.com/ Achmad FauziMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Saat menghadiri Munas Gapki diHotel Fairmont, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah mengevaluasi sejumlah proyekyang akan dikeluarkan dari proyek strategi nasional (PSN). Saat ini, terdapat 245 PSN dan dua program unggulan yang tengah diupayakan pemerintah.

Mengutip Kontan.co.id, Jumat (16/3/2018), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, dirinya tengah merampungkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk memberhentikan beberapa PSN yang akan dicoret tersebut.

“PSN (yang akan dicoret) sudah ada. Saya sedang kirim Perpresnya ke presiden,” kata Darmin di kantornya, Jumat (16/3/2018).

Darmin mengatakan, perpres tersebut akan dirampungkan saat Presiden Joko Widodo kembali dari kunjungan kerja ke Australia, New Zealand, dan Fiji untuk membahas beberapa kerjasama di bidang ekonomi.

Adapun PSN yang akan diberhentikan adalah proyek-proyek yang pembangunan fisiknya belum akan dimulai pada kuartal III 2019. Namun demikian, ia belum ingin memberi tahu berapa jumlah PSN yang akan dicoret itu.

“(Jumlahnya) tidak banyak. Pokoknya kriterianya kalau konstruksi belim mulai pada kuartal III 2019. Jadi kriterianya jelas sehingga dimajukan di pemerintahan yang akan datang,” katanya.

Ia mengatakan, nantinya di dalam PSN yang akan dicoret itu juga akan termasuk proyek yang dikerjakan oleh swasta murni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Semua PSN yang 245 plus dua program unggulan itu. Kami review mana yang sudah financial closing. Yang tidak mungkin pembangunannya dimulai kuartal III 2019, ya kami drop,” ujarnya.

Asal tahu saja, evaluasi PSN ini tersebut merupakan titah dari Presiden Joko Widodo saat memberikan pengantar dalam sidang kabinet tentang rancangan kerja pemerintah (RKP) 2019.

Saat itu, ia memerintahkan Darmin untuk memutuskan proyek-proyek strategis yang bisa dieksekusi segera dan proyek yang kemungkinan besar tidak dapat dilanjutkan. (Ghina Ghaliya Quddus)

 


Berita ini diambil dari Kontan.co.id dengan judul: Coret proyek strategis, Kantor Menko Darmin Nasution siapkan Perpres

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.