Buntut Skimming di Kediri, BRI Blokir Transaksi Luar Negeri Simpedes

Kompas.com - 18/03/2018, 07:11 WIB
Alat-alat skimming yang digunakan untuk membobol uang nasabah sejumlah bank dipamerkan polisi saat merilis kasus tersebut di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (17/3/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIAlat-alat skimming yang digunakan untuk membobol uang nasabah sejumlah bank dipamerkan polisi saat merilis kasus tersebut di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (17/3/2018).
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
fakta

fakta!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini benar.

BANDUNG, KOMPAS.com -  PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) bakal menghapus transaksi luar negeri untuk nasabah Simpedes. Hal ini terkait dengan kasus hilangnya dana nasabah BRI di Kediri.

Direktur Digital Banking dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo mengatakan,  pihaknya akan memblokir transaksi yang ada di luar negeri untuk nasabah Simpedes.

"Jika nasabah Simpedes dilihat jarang berpegian keluar negeri, maka kami akan blok transaksi luar negerinya," kata Indra dalam media gathering, Sabtu (17/3).

Intinya belajar dari kejadian Kediri, BRI akan menyeting transaksi default untuk nasabah Simpedes agar transaksi luar negerinya ditolak.

Baca juga: BRI Ganti Kerugian Dana Nasabah yang Dibobol

Nantinya, BRI akan memberikan sosialisasi terkait ini. Kebijakan ini dikecualikan untuk nasabah prioritas karena jenis nasabah ini memang sering ke luar negeri. (Galvan Yudistira)

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Evaluasi kasus Kediri, BRI blokir transaksi luar negeri rekening Simpedes

 



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X