Tingkatkan Penyerapan Gabah, KUD Didorong Bermitra dengan Bulog

Kompas.com - 19/03/2018, 10:39 WIB
Petani tengah memisahkan gabah kering hasil panennya di sawah beberapa waktu lalu. Lahan pertanian di wilayah pantura Jawa Barat mengalami kekeringan lebih cepat dibandingkan wilayah lainnya. Memasuki musim kemarau, Indramayu dan Cirebon pada umumnya mengalami kekeringan lebih awal. KURNIASIH BUDI/ KOMPAS.comPetani tengah memisahkan gabah kering hasil panennya di sawah beberapa waktu lalu. Lahan pertanian di wilayah pantura Jawa Barat mengalami kekeringan lebih cepat dibandingkan wilayah lainnya. Memasuki musim kemarau, Indramayu dan Cirebon pada umumnya mengalami kekeringan lebih awal.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mendorong Koperasi Unit Desa (KUD) kembali membangun kemitraan dengan Perum Bulog dalam pengadaan gabah atau beras dari tingkat petani.

Hal ini dilakukan guna mendukung program pemerintah dalam pengadaan stok beras nasional.

"Koperasi harus diberdayakan kembali, di-reengineering kembali agar kita bisa mengembalikan lagi kepada fungsinya,” kata Deputi Produksi dan Pemasaran,  Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, melalui keterangan resmi, Senin (19/3/2018).

Wayan menegaskan, masih banyak koperasi yang menyerap gabah petani, belum menjalin kerja sama dengan Bulog. Selama ini gabah beras yang dibeli dari petani, langsung dijual kembali oleh koperasi kepada pedagang.

Baca juga: Bulog Jelaskan Alasan Belum Maksimal Serap Gabah Petani

Salah satu upaya mendorong kemitraan tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM memfasilitasi penandatanganan Nota Kesepahaman antara 11 KUD yang bergerak di bidang pangan dengan enam Kepala Sub Divre Perum Bulog yang berada di Jawa Tengah.

"Melalui penandatangan MoU tersebut, diharapkan KUD segera mempersiapkan diri untuk menjadi pemasok beras ke Bulog. Karena rata-rata koperasi tersebut bisa menyetorkan beras ke Bulog 500 - 700 ton per tahun. Itu jumlah yang potensial untuk meningkatkan stok beras nasional," papar Wayan. 

Di samping itu, Bulog akan melakukan pembinaan agar beras yang disetorkan kepada Bulog dapat memenuhi standar yang ditetapkan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.