Rini Putuskan Proyek-proyek Waskita Karya Tidak Ditangguhkan

Kompas.com - 20/03/2018, 13:45 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 14,5 kilometer pada Minggu (21/1/2018). Didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri BUMN Rini M Soemarno, Jokowi menekan tombol sebagai simbol peresmian. Biro SetpresPresiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 14,5 kilometer pada Minggu (21/1/2018). Didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri BUMN Rini M Soemarno, Jokowi menekan tombol sebagai simbol peresmian.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Rini Soemarno memutuskan tidak akan menangguhkan atau suspend proyek-proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Semua proyek yang dipegang Waskita Karya akan tetap dilanjutkan oleh mereka, namun dengan catatan sejumlah hal yang harus diperbaiki.

Hal ini diungkapkan untuk menanggapi sejumlah kasus kecelakaan kerja di proyek yang dikerjakan oleh Waskita Karya, beberapa waktu belakangan ini. Akibat kasus-kasus kecelakaan tersebut, Rini pun akan mengevaluasi direksi Waskita Karya.

"Enggak (ditangguhkan) lah. Sekarang kan persoalannya ini banyak human error, kami melihat bahwa mekanisme kontrolnya harus diperbaiki," kata Rini saat ditemui di gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018).

Rini menjelaskan, untuk mengantisipasi human error, diperlukan sistem pelaporan di tiap-tiap daerah yang terdapat pengerjaan suatu proyek. Dia juga bicara spesifik tentang peran pimpinan di masing-masing daerah tempat yang terdapat pembangunan proyek.

Baca juga: Ada Kecelakaan Kerja Lagi, Manajemen Waskita Karya Segera Dibenahi

"Sistem mekanisme pelaporan dari tiap daerah, untuk GM (General Manager) di tiap daerah itu harus kami perbaiki," tutur Rini.

Dalam 14 kasus kecelakaan kerja yang terjadi selama tujuh bulan terakhir, tujuh di antaranya adalah proyek yang dikerjakan oleh Waskita. Proyek yang dimaksud di antaranya LRT (Light Rail Transit) di Palembang, tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, serta tol Pasuruan-Probolinggo.

Kompas TV Sebagian besar di antaranya ditargetkan rampung tahun 2018 dan bisa digunakan tahun 2019.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.