Menteri Susi Gencarkan Budidaya Lele di Papua

Kompas.com - 21/03/2018, 08:11 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di atas Kapal Pengawas Perikanan yang bersandar di Pelabuhan SKPT Selat Lampa, Senin (29/1/2018)Yoga Hastyadi Widiartanto Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di atas Kapal Pengawas Perikanan yang bersandar di Pelabuhan SKPT Selat Lampa, Senin (29/1/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong sektor perikanan di Papua, dengan salah satu caranya melalui budidaya lele sistem bioflok dan pakan ikan mandiri.

Hal ini digencarkan dalam rangka memenuhi kebutuhan akan protein masyarakat Papua yang selama ini dinilai masih kurang.

"Kenapa saya prioritaskan, karena daerah Papua termasuk yang kekurangan sumber protein," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat berada di Jayapura, sebagaimana disebutkan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Rabu (21/3/2018) pagi.

Susi menjelaskan, sejak 2017 lalu pihaknya sudah memberi bantuan untuk budidaya ikan lele di Papua. Bantuan diberikan dalam bentuk ribuan ekor lele untuk diternak, pakan ikan, dan peralatan penunjang lain seperti pompa, blower, serta genset dengan total nilai keseluruhan bantuan sebesar Rp 390 juta.

Selain bantuan dalam bentuk fisik, juga ada bantuan berupa pendampingan dan konsultasi selama tiga pekan kepada pembudidaya. Dari proses itu, Susi menyebutkan kini sudah mulai kelihatan hasilnya ketika para pembudidaya memanen lele yang diternak sejak tahun lalu.

"Sejak diberikan pada November 2017 hingga hari ini, 16 lubang lele bioflok bantuan tersebut sudah dipanen. Masing-masing lubang menghasilkan 5 ton lele dengan ukuran 5 sampai 6 ekor per kilogram," tutur Susi.

Mengenai pakan ikan mandiri, Susi menilai Papua memiliki keunggulan tersendiri. Hal itu dikarenakan ketersediaan bahan baku untuk pakan, seperti jagung dan kedelai, masih melimpah di Papua, sehingga pembudidaya bisa memperoleh keuntungan yang besar.

Dalam keterangan tertulis yang sama, pejabat sementara Gubernur Papua Sudarmo mengatakan sektor perikanan di Papua meningkat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Sektor perikanan yang semakin berkembang adalah untuk produksi perikanan budidaya.

"Periode 2013-2017, sektor produksi perikanan budidaya tumbuh 1,09 persen dengan luas lahan 1,02 persen dan jumlah pembudidaya 2,5 persen," ujar Sudarmo.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X