Nasabah Blokir Rekening karena Takut "Skimming," Ini Kata Bank Mandiri

Kompas.com - 21/03/2018, 11:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah nasabah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu, ramai-ramai memblokir rekening karena takut dengan kejahatan skimming. Pemblokiran rekening nasabah terpusat di kantor cabang Bank Mandiri Graha Pena, Surabaya.

Terkait hal ini, Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan, nasabah sebetulnya tidak perlu khawatir dan memutuskan memblokir rekeningnya. Sebab, apabila terjadi kejahatan skimming, bank akan bertanggung jawab dan mengembalikan dana nasabah yang hilang.

Rohan menjelaskan, ketimbang memblokir rekening, nasahah sebetulnya bisa melakukan tindakan preventif yang lebih sederhana dan mudah. Menurut Rohan, nasabah lebih baik secara berkala mengganti PIN kartu debit.

"Sebenarnya tidak perlu blokir rekening, tetapi cukup dengan ganti PIN," ujar Rohan kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (21/3/2018).

Di samping itu, imbuh Rohan, nasabah juga bisa melakukan tindakan pencegahan dengan mengaktifkan notifikasi, yakni dengan pesan singkat (SMS). Dengan begitu, segala bentuk transaksi pada rekening bisa terdeteksi dengan baik karena ada notifikasi yang diterima nasabah.

Ini pun termasuk pula apabila ada transaksi yang janggal, nasabah bisa langsung mengetahui. Pun nasabah diminta untuk melaporkan transaksi yang janggal kepada bank.

Rohan menjelaskan, kejahatan skimming dialami hampir seluruh bank. Jadi, nasabah tidak perlu khawatir berlebihan dan bank pun akan bertanggung jawab serta meningkatkan aspek keamanan.

"Skimming ini terjadi pada semua bank. Kami juga mengalami, kami sudah selesaikan, sudah dikembalikan semua uangnya," ucap Rohan.

Kejahatan skimming yang ramai terjadi beberapa waktu terakhir terjadi dengan cara memasang perangkat skimmer pada mesin ATM. Dengan perangkat tersebut, data nasabah yang ada pada kartu debit dapat dicuri dan dana yang tersimpan di dalamnya pun dapat digasak.

Skimming rentan terjadi pada kartu debit yang masih menggunakan pita magnetik (magnetic stripe). Oleh karena itu, kartu debit yang ada saat ini secara bertahap hingga tahun 2021 diganti dengan yang dilengkapi cip.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Whats New
Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Whats New
INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

Whats New
Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Work Smart
Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan 'Hijau', Ini Alasannya

Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan "Hijau", Ini Alasannya

Whats New
Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Whats New
BERITA FOTO: Pandemi Mereda, 'Angin Segar' Bisnis Kuliner

BERITA FOTO: Pandemi Mereda, "Angin Segar" Bisnis Kuliner

Whats New
Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Whats New
Digiserve by Telkom Indonesia Tunjuk Adil Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation

Digiserve by Telkom Indonesia Tunjuk Adil Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation

Whats New
Gotrade Sudah Legal di Indonesia, Saham Emiten Ternama Negeri Paman Sam Kini Bisa Dibeli mulai dari 1 Dollar AS

Gotrade Sudah Legal di Indonesia, Saham Emiten Ternama Negeri Paman Sam Kini Bisa Dibeli mulai dari 1 Dollar AS

BrandzView
MRT Fatmawati-TMII Dibangun Tahun Depan, Panjang 12 Km dan Lewati 10 Stasiun

MRT Fatmawati-TMII Dibangun Tahun Depan, Panjang 12 Km dan Lewati 10 Stasiun

Whats New
Subholding Gas Pertamina dan Gunvor Teken Kerja Sama Bisnis LNG Global

Subholding Gas Pertamina dan Gunvor Teken Kerja Sama Bisnis LNG Global

Whats New
Perkuat Layanan Payments, Modalku Akuisisi CardUp

Perkuat Layanan Payments, Modalku Akuisisi CardUp

Whats New
Pertamina Pastikan Per 1 Juli, Beli Pertalite atau Solar Tanpa Kode QR Masih Dilayani

Pertamina Pastikan Per 1 Juli, Beli Pertalite atau Solar Tanpa Kode QR Masih Dilayani

Whats New
Kemendagri Gelar Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penyelesaian Batas Desa

Kemendagri Gelar Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penyelesaian Batas Desa

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.