DJP Imbau Masyarakat Hati-hati saat Terima Tawaran Meterai

Kompas.com - 21/03/2018, 16:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika menerima tawaran meterai dalam berbagai bentuk.

Imbauan ini disampaikan untuk menanggapi pengungkapan kasus meterai palsu oleh Polda Metro Jaya, baru-baru ini, yang dijual melalui blog dan toko online.

"Masyarakat diharapkan cermat menanggapi tawaran penjualan meterai atau meterai tempel yang diduga palsu atau tidak sah, baik yang ditawarkan melalui SMS, media online, maupun sarana penawaran lainnya," demikian keterangan tertulis dari DJP yang diterima Kompas.com pada Rabu (21/3/2018).

Dalam kasus yang telah diungkap itu, polisi mengamankan delapan orang tersangka berikut barang bukti berupa 64.412 keping meterai palsu dengan nominal Rp 6.000.

Baca juga : Waspadai Meterai Palsu, Dijual di Bawah Harga Seharusnya

 

Selama tiga tahun terakhir, para pelaku menjual meterai-meterai palsu tersebut seharga Rp 1.500 tiap keping dan menimbulkan kerugian negara mencapai Rp 6,1 miliar.

Atas tindakannya, pelaku dijerat dengan Pasal 13 UU Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai jo Pasal 253 KUHP jo Pasal 257 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun dan/atau Pasal 3, 4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun, serta denda Rp 15 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.