Dirjen Pajak Ingatkan Pelaporan SPT Pribadi Terakhir 31 Maret

Kompas.com - 23/03/2018, 12:03 WIB
Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Robert Pakpahan (kedua kiri) dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang (ketiga kanan) saat acara pelaporan SPT Tahunan Pimpinan DPD di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (23/3/2018). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTODirektur Jenderal (Dirjen) Pajak Robert Pakpahan (kedua kiri) dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang (ketiga kanan) saat acara pelaporan SPT Tahunan Pimpinan DPD di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (23/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Robert Pakpahan mengingatkan masa waktu pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan ( SPT) orang pribadi akan berakhir pada 31 Maret 2018.

"Ini adalah bulan Maret, tanggal 31 bulan Maret jatuh tempo SPT orang pribadi tahun ( pajak) 2017," ujar Robert saat acara pelaporan SPT Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Osman Sapta Odang di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Robert mengatakan, Direktorat Jenderal Pajak terus melakukan soslisasi kepada masyarakat untuk segera melapor SPT pajak tahunan sebelum batas waktu berakhir, termasuk melibatkan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Baca juga : DJP: Kepatuhan Wajib Pajak Meningkat Jelang Batas Waktu Pelaporan SPT

Setelah, pimpinan DPR telah melaporkan SPT, kali ini pimpinan DPD juga menunjukkan bukti laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak tahun 2017.

"Kami datang ke DPD menyaksikan Ketua DPD Pak Osman Sapta menyampaikan SPT PPh orang pribadi tahun 2017, beliau (melaporkan) langsung pakai metode e-filing mudah, dan tidak perlu datang ke Kantor Pajak Pratama (KPP) kami mengucapkan trima kasih kepada beliau menjadi contoh penyampaian SPT orang pribadi 2017," kata Robert.

Robert mengaharapkan, dengan melibatkan semua pimpinan wakil rakyat, maka masyarakat akan termotivasi dan sadar untuk melaporkan SPT tahunan orang pribadi.

Baca juga : Menteri Basuki: Lapor SPT Penting untuk Warisan dan Pembangunan

"Semoga menjadi contoh mematuhi ketentuan perpajakan dan melaporkan secara e-filing," papar Robert.

Sementara itu, Ketua DPD Oesman Sapta Odang mengatakan, hingga saat ini mayoritas anggota DPD telah melaporkan SPT pribadinya kepada Ditjen Pajak.

"90 persen di sini udah melakukan (pelaporan) SPT jadi kami juga bangga kepada anggota-anggota DPD ini, mudah-mudahan diikuti juga dengan anggota parlemen lain," jelasnya.

Kompas TV Hari Terakhir Lapor SPT, Kantor Pajak Padat


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X