BI Diketahui Tegur Bank lantaran Lambat Laporkan Kasus "Skimming"

Kompas.com - 26/03/2018, 14:58 WIB
Ilustrasi pencurian data di Internet hackronomicon.comIlustrasi pencurian data di Internet

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) diketahui menegur beberapa bank minggu lalu. Ini merupakan buntutnya dari banyaknya kasus skimming yang menimpa nasabah bank besar seperti BRI dan Mandiri.

Mengutip Kontan.co.id, Senin (26/3/2018), pekan lalu BI mengumpulkan beberapa perwakilan perusahaan switching dan bankir.

Sebagaimana diungkapkan Direktur Marketing PT Rintis Sejahtera Suryono Hidayat, BI menegur beberapa bank. Ini merupakan buntut dari banyaknya kasus skimming yang menimpa nasabah bank besar seperti BRI dan Bank Mandiri.

"BI marah kenapa bank tidak lapor terkait kasus pembobolan skimming ini, padahal kejadian pembobolan ini sudah terjadi beberapa bulan sebelumnya," kata Suryono ketika ditemui setelah acara peresmian kerjasama PT DBS Indonesia dengan Jaringan Prima, Senin (26/3).

Menurut Suryono, kasus skimming ini seperti gunung es. Kejadian sebenarnya lebih banyak dibandingkan dengan yang dilaporkan. Saat ini, BI meminta bank untuk membereskan sistem pelaporan kasus terkait sistem pembayaran.

Dengan kejadian ini, bank harus lapor jika ada masalah di sistem pembayaran. Hal ini akan mempermudah regulator untuk mendeteksi masalah yang ada.

Perubahan kartu debit dari pita magnetik menjadi teknologi chip diharapkan mengurangi kejahatan perbankan berupa skimming.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam pertemuan antara bank dengan perusahaan switching, beberapa peserta ada yang mengusulkan agar fitur notifikasi ketika ada transaksi menjadi kewajiban. 

 

Berita ini diambil dari Kontan.co.id dengan judul: BI tegur bank karena lamban laporkan kasus skimming

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.