Grab Akuisisi Uber, Ini Dampaknya bagi Penumpang dan Mitra Pengemudi

Kompas.com - 27/03/2018, 12:06 WIB
Managing Director Grab Indonesia, Rizdki Kramadibrata di kantornya, Gedung Lippo Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017). Kompas.com/Alsadad RudiManaging Director Grab Indonesia, Rizdki Kramadibrata di kantornya, Gedung Lippo Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari Senin (26/3/2018) kemarin, perusahaan teknologi penyedia jasa transportasi daring Grab resmi mengakuisisi Uber. Uber sepakat menjual bisnisnya di kawasan Asia Tenggara kepada Grab dalam rangka pembenahan bisnis mereka sekaligus persiapan sebelum melantai di bursa, tahun depan.

Lantas, apa dampak kesepakatan bisnis ini bagi penumpang serta mitra pengemudi di kedua platform tersebut? Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menjelaskan, bagi penumpang yang biasa memakai aplikasi Uber, disarankan mulai mengunduh aplikasi Grab di ponselnya karena awal bulan depan Uber sudah tidak aktif lagi.

Mengenai tata cara pemesanan dan fitur bagi penumpang, disebut Ridzki tidak ada perubahan. Bagi pengguna baru yang beralih dari Uber, dapat memanfaatkan fitur GrabPay sebagai metode transaksi nontunai yang ditawarkan oleh Grab.

"Untuk tarif, tidak ada perubahan. Bagi layanan dengan tarif tetap, seperti GrabCar dan GrabBike, akan dihitung berdasarkan jarak dengan biaya surcharge yang berlaku berdasarkan permintaan perjalanan dan ketersediaan armada pada waktu tertentu, kondisi lalu lintas, dan estimasi waktu perjalanan," kata Ridzki, Selasa (27/3/2018).

Baca juga: Jual Bisnisnya di Asia Tenggara, Uber Kirim Pemberitahuan ke Pengguna

Sedangkan di luar dua layanan itu, seperti GrabTaxi, perhitungan tarif mengikuti argo yang dipasang oleh perusahaan taksi. Semua data milik pengguna di aplikasi Uber juga akan ditransfer ke aplikasi Grab, kecuali data tentang informasi pembayaran.

Sedangkan bagi mitra pengemudi, Grab menawarkan pendaftaran ulang dalam rangka migrasi dari Uber. Grab memberikan waktu hingga 8 April 2018 untuk masa transisi ini.

Sebelum tanggal tersebut, aplikasi Uber masih aktif dan bisa digunakan seperti biasanya oleh mitra pengemudi dan penumpang.

Bagi mitra pengemudi Uber, dalam waktu dekat akan diberi informasi lengkap mengenai transfer atau tata cara bergabung ke Grab. Namun, untuk pengemudi Uber yang sudah memiliki akun Grab, cukup melanjutkannya saja dengan akun tersebut.

"Uber juga akan membayarkan setiap tarif insentif terkait perjalanan yang telah diambil dan diselesaikan dengan aplikasi Uber Partner. Mitra pengemudi dapat menghubungi layanan Uber support pada bagian 'Help' di aplikasi Uber atau melalui help. uber.com," tutur Ridzki.

Ridzki turut memastikan, mitra pengemudi Grab tidak akan terganggu dengan bertambahnya pengemudi dari Uber. Semua mitra pengemudi tetap bisa menerima banyak pesanan dan akan ada lebih banyak pekerjaan karena pangsa pasar Uber yang beralih ke Grab.

Sejumlah negara di Asia Tenggara yang aset dan operasional Uber akan segera dialihkan ke Grab adalah Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Sebagai bagian dari akusisi, Uber akan memiliki 27,5 persen saham di Grab dan Dara Khosrowshahi selaku CEO Uber akan bergabung dengan dewan direksi Grab.

Kompas TV Grab mengakui baru saja mendapat suntikan modal dari dua investor besar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meningkat di Tengah Pandemi, Kekayaan Global Tembus 400 Triliun Dollar AS

Meningkat di Tengah Pandemi, Kekayaan Global Tembus 400 Triliun Dollar AS

Whats New
Simak Saham-saham yang Bisa Dilirik Tahun 2021

Simak Saham-saham yang Bisa Dilirik Tahun 2021

Earn Smart
2 Dirut BUMN PT PAL Berturut-turut Tersandung Korupsi

2 Dirut BUMN PT PAL Berturut-turut Tersandung Korupsi

Whats New
Ini 3 Masalah Utama yang Harus Diselesaikan agar UMKM Bisa Naik Kelas

Ini 3 Masalah Utama yang Harus Diselesaikan agar UMKM Bisa Naik Kelas

Smartpreneur
Sudah Lewat Masa Kritis, Realisasi Investasi Kuartal III Sentuh Rp 209 Triliun

Sudah Lewat Masa Kritis, Realisasi Investasi Kuartal III Sentuh Rp 209 Triliun

Whats New
Presiden Ingin Ada Solusi atas Kelambanan Pengembangan Industri Turunan Batu Bara

Presiden Ingin Ada Solusi atas Kelambanan Pengembangan Industri Turunan Batu Bara

Whats New
Sri Mulyani: Dari Rp 120,6 Triliun, Realisasi Insentif Pajak di Bawah Rp 30 Triliun

Sri Mulyani: Dari Rp 120,6 Triliun, Realisasi Insentif Pajak di Bawah Rp 30 Triliun

Whats New
Robert Kuok, Bos Hotel Shangri-La yang Jadi Orang Terkaya di Malaysia

Robert Kuok, Bos Hotel Shangri-La yang Jadi Orang Terkaya di Malaysia

Whats New
Skandal Korupsi 1MDB, Inggris Denda Goldman Sachs Rp 1,86 Triliun

Skandal Korupsi 1MDB, Inggris Denda Goldman Sachs Rp 1,86 Triliun

Whats New
Kelistrikan Sulbar dan Sulteng Tersambung, PLN Hemat Rp 137,8 Miliar

Kelistrikan Sulbar dan Sulteng Tersambung, PLN Hemat Rp 137,8 Miliar

Whats New
Sistem Kelistrikan Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah Akhirnya Tersambung

Sistem Kelistrikan Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah Akhirnya Tersambung

Whats New
Airport Tax Dihapus, AP II: Harga Tiket Pesawat Bisa Lebih Murah

Airport Tax Dihapus, AP II: Harga Tiket Pesawat Bisa Lebih Murah

Whats New
Kolaborasi Lintas Sektoral, Kunci Memaksimalkan Manfaat Kartu Prakerja

Kolaborasi Lintas Sektoral, Kunci Memaksimalkan Manfaat Kartu Prakerja

BrandzView
Pemerintah Wajibkan Kementerian dan Lembaga Belanja Produk UMKM

Pemerintah Wajibkan Kementerian dan Lembaga Belanja Produk UMKM

Whats New
Mau Tukar Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Tukar Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X