Perry Warjiyo Fokus Genjot Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 6 Persen

Kompas.com - 28/03/2018, 12:30 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam Seminar BI-APEC Financial Regulators Training Iniatitve di Nusa Dua, Bali Kamis (2/3/2017). KOMPAS.com/Achmad FauziDeputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam Seminar BI-APEC Financial Regulators Training Iniatitve di Nusa Dua, Bali Kamis (2/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perry Warjiyo menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Gubernur Bank Indonesia (BI) di hadapan Komisi XI DPR RI. Perry saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI.

Perry merupakan calon tunggal Gubernur BI yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo. Ia akan menggantikan Agus DW Martowardojo yang akan berakhir masa tugasnya pada Mei 2018 mendatang.

Dalam paparannya, Perry menyatakan dirinya fokus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat tumbuh 6 persen ke atas dalam lima tahun ke depan.

Ia meyakini, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tahun ini diprediksi 5,2-5,3 persen dapat tumbuh lebih tinggi hingga menembus 6 persen.

Baca juga : Perry Warjiyo: Sejak 2015, Pemulihan Ekonomi Terus Berlangsung

Caranya adalah dengan mendorong pemerataan ekonomi nasional yang saat ini tersentralisir di Pulau Jawa. Perry berpandangan, ini menjadi tantangan bagi bank sentral untuk menciptakan pemerataan ekonomi.

"Kita semua ingin ekonomi yang saat ini di kisaran 5,2-5,3 persen bksa menjadi 6 persen atau lebih dalam 5 tahun ke depan," jelas Perry di Gedung DPR MPR RI, Rabu (28/3/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perry menjelaskan, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja harus diciptakan. Selain itu, ekonomi kerakyatan dan pemerataan ekonomi harus diwujudkan agar pertumbuhan ekonomi tak hanya terfokus pada satu wilayah.

Menurut Perry, bank sentral pun akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dengan mendorong peningkatan ekspor. Salah satunya adalah dengan memperluas sektor-sektor pendorong perekonomian dan tak hanya fokus pada sektor-sektor andalan ekspor.

Baca juga : Ini Profil Perry Warjiyo, Calon Tunggal Gubernur BI

"Kita bisa mendorong ekspor, tapi tantangannya pertumbuhan ekonomi yang ada belum meluas, dan lebih banyak kepada infrastruktur dan komoditas saja, belum meluas ke sektor-sektor lain seperti ke sektor pertanian, manufaktur, perkebunan dan sebagainya. Bagaimana kita bisa mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi 6 persen," tutur Perry.

Tidak hanya itu, sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM) juga perlu didorong untuk dapat diberdayakan melalui ekonomi digital.

Perry menuturkan, sektor UMKM merupakan sektor yang kuat terhadap dampak krisis, sehingga, BI dan pemerintah perlu mendongkrak sektor ini.

"Indonesia merupakan negara yang bisa mengandalkan UMKM. Kita bisa manfaatkan digitalisasi ekonomi ini, bagaimana pemanfaatan digitalisasi ini untuk pemberdayaan UMKM dan untuk mendorong ekonomi. Saya melihat kita memang harus bersama-sama menyatu untuk memabangun kapasitas nasional," jelas Perry.

Kompas TV Presiden Joko Widodo secara resmi menunjuk Perry Warjiyo sebagai calon tunggal yang akan menjabat Gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.