Perry Warjiyo: Saya Orang Desa dari Keluarga Sangat Miskin - Kompas.com

Perry Warjiyo: Saya Orang Desa dari Keluarga Sangat Miskin

Kompas.com - 28/03/2018, 14:30 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Manado, Jumat (2/9/2016)KOMPAS.com/Achmad Fauzi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Manado, Jumat (2/9/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Gubernur BI di hadapan Komisi XI DPR RI, Rabu (28/3/2018). Perry akan menggantikan Agus DW Martowardojo yang berakhir masa jabatannya pada Mei 2018.

Dalam paparannya, Perry pun menceritakan tentang latar belakang keluarganya. Menurut Perry, ia berasal dari keluarga petani dengan kondisi yang sangat miskin.

"Saya ini adalah orang desa, orang petani, dari keluarga yang sangat miskin," kata Perry.

Baca juga : Fit and Proper Test Gubernur BI, Perry Warjiyo Puji Kepemimpinan Agus Martowardojo

Ia menjelaskan, ia mengalami perjalanan hidup dari desa hingga kemudian kariernya menanjak sampai menjabat Deputi Gubernur BI pada lima tahun lalu. Persis lima tahun lalu, ia pun menjalani fit and proper test sebagai calon Deputi Gubernur BI.

Sebelum akhirnya memangku jabatan sebagai Deputi Gubernur BI hingga saat ini, Perry mengaku tiga kali gagal dalam fit and proper test. Akan tetapi, dari kegagalan tersebut, ia mengaku banyak belajar.

"Setelah tiga kali tidak berhasil, kami belajar banyak bagaimana kita berkomunikasi politik. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang sudah mendukung saya, menjadikan saya Deputi Gubernur BI," ujar Perry.

Baca juga : Perry Warjiyo Fokus Genjot Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 6 Persen

Lima tahun menjabat Deputi Gubernur BI, Perry bersyukur menjalankan amanah dengan baik. Selain itu, ia pun secara proaktif mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menjadi calon Gubernur BI, Perry menyatakan bakal memanfaatkan bekal yang dimiliki, yakni 34 tahun kariernya di bank sentral. Bekal tersebut, sebut dia, akan digunakannya untuk mengabdi kepada BI, negara, dan bangsa.

"Insya Allah kalau ini menjadi suatu amanah, saya akan menunaikan secara amanah, barokah, dan tentu saja hanya satu dedikasi, integritas kami, seluruh hidup kami akan kami baktikan, tidak hanya untuk BI, untuk negara Indonesia, dan untuk kita bersama," jelas Perry.

Baca juga : Perry Warjiyo: Sejak 2015, Pemulihan Ekonomi Terus Berlangsung

Perry lahir di Sukoharjo, 25 Februari 1959. Berdasarkan curriculum vitae (CV)-nya, Perry mengenyam pendidikan di SD Negeri Gawok, Sukoharjo, kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri Gatak, Sukoharjo dan SMA Negeri 3 Surakarta.

Selanjutnya, ia mengenyam pendidikan strata 1 dengan gelar Sarjana Ekonomi di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada.

Ia melanjutkan pendidikan magister di Department of Economics, Iowa State University, AS dengan gelar Master of Science (MSc), lulus tahun 1989.

Selanjutnya, ia menempuh pendidikan doktoral di universitas yang sama, spesialisasi moneter dan ekonomi internasional dengan gelar PhD, lulus tahun 1991.

Kompas TV Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan surat dari presiden yang berisi pengajuan nama calon Gubernur Bank Indonesia telah diterima DPR.




Close Ads X