Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lion Group Pesan 924 Mesin Pesawat Senilai Rp 182,4 Triliun

Kompas.com - 29/03/2018, 18:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lion Group mengumumkan pemesanan 924 unit mesin LEAP-1A dan LEAP-1B produksi CFM International untuk dipasang di armada pesawat miliknya.

President dan CEO Lion Group Edward Sirait merinci sebanyak 380 unit mesin LEAP-1A akan dipasang pada pesawat Airbus A320 Neo atau A321 Neo. Sedangkan LEAP-1B sebanyak 544 unit akan digunakan untuk pesawat Boeing 737 Max 9, Max 9, serta Max 10.

Pemesanan mesin itu dilakukan melalui Transportation Partners, perusahaan leasing milik Lion Group. Total nilai transaksinya mencapai 13,4 miliar dollar AS atau setara Rp 182,4 triliun.

“Saya yakin delivery akan tepat waktu. 380 unit (LEAP-1A) itu untuk 190 pesawat, dari total 234 pesawat Airbus yang kami pesan. Delivery-nya dilakukan di tahun-tahun mendatang,” ujar Edward usai penandatanganan perjanjian pemesanan mesin dengan CFM International di Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Baca juga : Lion Air Group Terima Pengiriman Perdana Boeing 737 MAX 9

Dia menambahkan, Lion Group sendiri sebenarnya total sejumlah 700 pesawat. Pesanan yang dimaksud merupakan kombinasi dari berbagai pabrikan, yakni Airbus, Boeing dan ATR.

Rencananya seluruh pesanan itu akan dikirimkan secara bertahap dari 2018 ini hingga 2025. Total pesawat yang dikirimkan pada 2018 adalah 36 unit, yakni 8 Airbus, 10 ATR dan 18 Boeing.

“Alokasinya nanti akan kita lihat. Terbanyak itu di Indonesia. ATR yang banyak untuk di Indonesia,” terang Edward.

Baca juga : 5 Rute Lion Air yang Paling Digemari Penumpang

Selain pemesanan mesin pesawat, kesepakatan dengan CFM International juga termasuk perluasan layanan Material Service Agreement selama 25 tahun untuk mesin CFM56-7B, CFM56-5B, serta LEAP-1A.

CFM International juga akan menyediakan layanan maintenance, repair dan operation (MRO) untuk mesin CFM56 dan LEAP milik Lion Group serta fasilitas perbaikan Batam Aero Technic.

Kompas TV Petugas Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat mengamankan puluhan power bank dari calon penumpang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Beli Minyakita Pakai KTP Itu Terlalu Ribet'

"Beli Minyakita Pakai KTP Itu Terlalu Ribet"

Whats New
Minyakita Langka, Dewan Minyak Sawit Duga Produsen Sengaja Tidak Produksi

Minyakita Langka, Dewan Minyak Sawit Duga Produsen Sengaja Tidak Produksi

Whats New
Kemenhub: Keberadaan Pilot dan Penumpang Susi Air di Nduga Belum Diketahui Pasti

Kemenhub: Keberadaan Pilot dan Penumpang Susi Air di Nduga Belum Diketahui Pasti

Whats New
Segera Daftar, PT Pegadaian Masih Buka Lowongan Kerja

Segera Daftar, PT Pegadaian Masih Buka Lowongan Kerja

Work Smart
IHSG Diproyeksi Tertekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diproyeksi Tertekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Investor Asing Kembali Catat 'Net Buy', Ini Saham-saham yang Paling Diminati

Investor Asing Kembali Catat "Net Buy", Ini Saham-saham yang Paling Diminati

Earn Smart
Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Lapangan Terbang Paro di Nduga Ditutup Sementara

Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Lapangan Terbang Paro di Nduga Ditutup Sementara

Whats New
Gaji UMK atau UMR Lamongan 2023 Terbaru

Gaji UMK atau UMR Lamongan 2023 Terbaru

Work Smart
Saldo Kurang Saat Bayar Tol MLFF, Pengendara Diberikan Waktu 2 Jam untuk 'Top Up'

Saldo Kurang Saat Bayar Tol MLFF, Pengendara Diberikan Waktu 2 Jam untuk "Top Up"

Whats New
Info Gaji UMK atau UMR Banyuwangi Tahun 2023 Terbaru

Info Gaji UMK atau UMR Banyuwangi Tahun 2023 Terbaru

Work Smart
Bandingkan Defisit APBN RI dengan Negara Maju, Kemenkeu: Cukup Baik

Bandingkan Defisit APBN RI dengan Negara Maju, Kemenkeu: Cukup Baik

Whats New
Mendag Bikin Aturan: Beli MinyaKita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP

Mendag Bikin Aturan: Beli MinyaKita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP

Whats New
Pembangunan Dilanjutkan, LRT Jakarta Akan Terhubung ke Manggarai, MRT Bakal sampai Bekasi

Pembangunan Dilanjutkan, LRT Jakarta Akan Terhubung ke Manggarai, MRT Bakal sampai Bekasi

Whats New
Menhub: LRT Velodrome-Manggarai Ditargetkan Rampung di September 2024

Menhub: LRT Velodrome-Manggarai Ditargetkan Rampung di September 2024

Whats New
3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

Rilis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+