Registrasi Kartu SIM Dinilai Dorong Perbaikan Industri Telekomunikasi

Kompas.com - 05/04/2018, 07:58 WIB
Seorang pelanggan Telkomsel sedang melakukan registrasi kartu prabayar Telkomsel. Tenggat waktu registrasi kartu prabayar paling lambat pada 28 Februari 2018. TelkomselSeorang pelanggan Telkomsel sedang melakukan registrasi kartu prabayar Telkomsel. Tenggat waktu registrasi kartu prabayar paling lambat pada 28 Februari 2018.

KOMPAS.com - Registrasi kartu SIM diharapkan akan membuat industri telekomunikasi membaik. Ke depan, industri telekomunikasi di Indonesia harus ditunjang oleh top up pulsa, bukan lagi jual beli kartu perdana. 

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional Garuda Sugardo, seperti dikutip dari Kontan.co.id

"Operator yang selama ini dihidupi oleh penjual SIM card, bertanggungjawab secara moral memikirkan masalah ini," kata Garuda. 

Seperti diketahui, mulai 1 April sampai 30 April mendatang merupakan masa blokir kedua dimana pelanggan yang belum melakukan registrasi tak bisa menerima SMS dan telepon. Mereka hanya bisa memakai jaringan internet. 

Baca juga : Tolak Pembatasan Registrasi Kartu, Massa Bakar Poster Menkominfo

Operator juga memandang registrasi kartu SIM akan menyehatkan industri. Operator sendiri memanfaatkan masa blokir kedua ini dengan gencar melakukan sosialisasi agar pelanggan dalam melakukan registrasi harus sesuai dengan data kependudukan yang dimiliki.

Misalnya dilakukan oleh PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT XL Axiata Tbk, serta PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo). 

"Program ini dalam jangka panjang akan menjadikan industri telekomunikasi lebih sehat dan pada akhirnya akan menguntungkan pelanggan dan masyarakat luas,” terang Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati, Selasa (3/4/2018).

Baca juga : Masih Ada SMS Spam Pasca-registrasi SIM Prabayar, Ini Kata Menkominfo

Telkomsel menggunakan sistem jemput bola untuk registrasi kartu SIM ini. Misal dengan melakukan sosialisasi dan kunjungan ke pelanggan ke pemukiman, pasar tradisional, institusi pendidikan, perkantoran hingga kawasan industri. Lalu dengan menggandeng pengusaha, pengurus sekolah, kampus dan pemerintah daerah. 

XL Axiata memilih melakukan sosialisasi registrasi melalui melalui pesan SMS dan penyisipan pesan mengenai registrasi prabayar di setiap program kegiatan.

"Jumlah pelanggan kami yang melakukan registrasi sudah 45 juta," terang Tri Wahyuningsih, GM Corporate Communication XL Axiata, Senin (2/4/2018).

Indosat Ooredoo melakukan sosialisasi dan reminder ke pelanggan, melalui digital channel, SMS dan gerai. "Jumlah pelanggan (teregistrasi) sedang konsolidasi. Mungkin bisa cek ke Kemenkominfo," terang Group Head Corporate Communication Indosat Deva Rachman.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X