15 Trayek Tol Laut akan Beroperasi Tahun Ini

Kompas.com - 05/04/2018, 14:11 WIB
Pengusaha di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik mengeluhkan tingginya biaya ongkos angkut kapal tol laut. Padahal sesuai aturan biaya ongkos angkut tol laut yang disubsidi sebesar Rp 310.000. KOMPAS.com/Kontributor Nunukan, SukocoPengusaha di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik mengeluhkan tingginya biaya ongkos angkut kapal tol laut. Padahal sesuai aturan biaya ongkos angkut tol laut yang disubsidi sebesar Rp 310.000.

KOMPAS.com - Sebanyak 15 trayek tol laut akan beroperasi pada tahun ini. Dari 15 trayek tol laut tersebut, tujuh di antaranya dioperasikan oleh operator swasta melalui proses lelang murni, dan delapan trayek dioperasikan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui penugasan.

Dwi Budi Sutrisno, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengatakan, dari tujuh trayek yang dilaksanakan melalui proses lelang murni, saat ini telah ditetapkan empat perusahaan pemenang lelang dan telah beroperasi.

Empat perusahaan tersebut yakni PT Mentari Sejati Perkasa yang melayani Trayek T-7, PT Temas Line yang melayani dua trayek yaitu Trayek T-9 dan Trayek T-11 serta PT Meratus Line yang melayani Taryek T-12.

Sedangkan tiga trayek lainnya yang dilelang kepada swasta yaitu trayek T-5, T-8, dan T-10 saat ini masih dalam proses lelang dan ditargetkan akan segera mendapatkan pemenang pada bulan April ini. Dengan demikian 15 trayek kapal tol laut tahun 2018 bisa beroperasi penuh.

Baca juga : Ada Tol Laut, Harga Semen di Wamena Turun Jadi Rp 300.000

"Saat ini proses lelang untuk tiga Trayek yaitu Trayek T-5, T-8 dan T-10 sedang berjalan dan harapannya pada bulan April ini akan selesai dan telah ditetapkan pemenangnya sehingga bisa langsung operasi," ungkap Dwi dalam keterangan, Kamis (5/4/2018).

Menurut Dwi, dari 15 trayek kapal tol laut yang dioperasikan tahun ini, enam trayek telah ditugaskan kepada PT Pelni yaitu trayek T-2, T-4, T-6, T-13, T-14, dan T-15 serta dua trayek lainnya ditugaskan kepada PT ASDP Indonesia Ferry yaitu trayek T-1 dan T-3.

Dari 15 trayek tol laut yang dioperasikan tahun 2018, sebanyak 13 trayek yang sudah melakukan perjalanan dari pelabuhan pangkal (home base) di Tanjung Perak tujuan kawasan Timur Indonesia.

Sedang dua trayek lainnya ditugaskan untuk melayani kawasan Indonesia barat masing masing untuk Trayek T-1 dengan pelabuhan pangkal di Pelabuhan Teluk Bayur dan T-2 dengan pelabuhan pangkal di Pelabuhan Tanjung Priok.

Baca juga : 3 Tahun Jokowi-JK, Tol Laut Ada di 13 Trayek

Adapun daftar 15 trayek Tol Laut di 2018 adalah:

1. Trayek T-1 : Rute Teluk Bayur – P. Nias (Gn. Sitoli) – Mentawai (Sikakap) – P. Enggano – Bengkulu PP. Dioperasikan oleh ASDP dengan KM. Prima Nusantara 01.   

2. Trayek T-2 : Tanjung Priok – Tanjung Batu – Blinyu – Tarempa – Natuna (Selat Lampa) – Midai– Serasan – Tanjung Priok. Dioperasikan oleh Pelni dengan KM. Cakra Jaya Niaga III-4   

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X