Sudah 83 Juta Nomor Ponsel Prabayar yang Diblokir

Kompas.com - 05/04/2018, 18:48 WIB
Suasana gerai Indosat Ooredo di Mal Metropolitan Bekasi, Rabu (28/2/2018). Warga menyerbu gerai seluler tersebut untuk proses registrasi ulang kartu prabayar Kompas.com/Setyo AdiSuasana gerai Indosat Ooredo di Mal Metropolitan Bekasi, Rabu (28/2/2018). Warga menyerbu gerai seluler tersebut untuk proses registrasi ulang kartu prabayar

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran terhadap kartu telepon prabayar yang belum teregistrasi untuk tahap kedua.

Hingga Kamis (5/4/2018) ini sudah 83 juta nomor ponsel prabayar yang diblokir lantaran belum melakukan registrasi ulang.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Noor Izza mengatakan, saat ini nomor ponsel prabayar yang diblokir tersebut tidak bisa melakukan panggilan dan menerima telepon dan pesan singkat (SMS).

"Tetapi untuk penggunaan data internet masih bisa," katanya seperti dikutip dari Kontan.co.id.

Baca juga:  Tidak Registrasi Kartu SIM Setelah 28 Februari, Apa yang Akan Terjadi?

Noor menduga nomor yang diblokir tersebut karena pemiliknya hanya memanfaatkan untuk data internet saja. Dia meyakini, jika pemilik memang menggunakan nomor tersebut, akan diregistrasi.

Pada 1 Mei 2018 nanti, nomor-nomor yang belum teregistrasi dan telah terblokir tersebut tidak akan bisa terkoneksi dengan internet.  (Harry Muthahhari)

Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul 83 juta nomor ponsel prabayar diblokir

Kompas TV Kementerian Komunikasi dan Informatika merekam jumlah kartu pra-bayar yang sudah melakukan registrasi ulang mencapai 305 juta kartu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X