Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kreator Lokal Ditargetkan Bisa "Go International" hingga IPO

Kompas.com - 07/04/2018, 18:58 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Tokopedia bersama kementerian dan lembaga terkait menargetkan kreator lokal di Indonesia bisa mengembangkan produknya hingga ke pasar internasional.

Hal ini diungkapkan dalam gelaran Makerfest 2018, ajang "unjuk gigi" kreator lokal yang diselenggarakan di 8 kota di Indonesia mulai April 2018.

"Harapannya, kreator lokal bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri dan kami juga mengharapkan mereka bisa sampai initial public offering (IPO)," kata Public Relation Committee Makerfest 2018 Siti Fauziah di acara Makerfest, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (7/4/2018).

Baca juga: Festival Makerfest 2018 Tawarkan Modal bagi Kreator Lokal hingga Rp 1,5 Miliar

Fauziah menceritakan, awalnya CEO Tokopedia William Tanuwijaya menemukan banyak kreator lokal atau pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berpotensi ketika mengunjungi sejumlah daerah.

Dari hal tersebut, muncul gagasan mengadakan ajang bagi kreator lokal agar mereka bisa mengembangkan diri serta dapat pendampingan yang tepat.

Pendampingan yang dimaksud adalah memberi saran dan masukan tentang bagaimana mengembangkan bisnis para kreator.

Baca juga: Pertumbuhan Merchant dan Pembeli Tokopedia di Medan Signifikan Selama 2017

Mulai dari pengembangan sumber daya manusia (SDM), inovasi, strategi pemasaran, branding, sampai akses permodalan.

"Para kreator juga dapat konsultasi dengan berbagai pelaku usaha, konsultan bisnis, dan pengusaha ekonomi kreatif skala nasional," ujarnya. 

Kegiatan Makerfest 2018 mengikutsertakan Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca juga: Dukung Kreator Lokal, Tokopedia dan Bekraf Gelar Maker Fest

Para kreator juga berpartisipasi dalam kompetisi, di mana akan dipilih tiga juara yang akan menerima modal usaha total Rp 1,5 miliar.

Setelah dari Medan, acara akan dilanjutkan di Padang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Bandung, dan Jakarta.

Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2018 dan melibatkan ratusan kreator lokal.

Kompas TV Perusahaan jual beli online alias e-commerce milik pengusaha Jack Ma, Alibaba, kembali bereskpansi di Asia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Earn Smart
Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Whats New
Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Rilis
IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

Whats New
Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Whats New
Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Whats New
Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Whats New
Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Whats New
Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Rilis
Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Whats New
Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Whats New
Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Whats New
Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Whats New
Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Whats New
Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+