Senin Ini Facebook Bagi Tautan soal Kebocoran Data Pengguna

Kompas.com - 09/04/2018, 09:11 WIB
Facebook akan menyediakan tautan berisi informasi aplikasi apa saja yang digunakan oleh pengguna dan data seperti apa saja yang diakses. FacebookFacebook akan menyediakan tautan berisi informasi aplikasi apa saja yang digunakan oleh pengguna dan data seperti apa saja yang diakses.

NEW YORK, KOMPAS.com - Mulai Senin (9/4/2018) ini, Facebook akan memberi pemberitahuan kepada 87 juta pengguna yang datanya telah disalahgunakan oleh Cambridge Analytica.

"Sebagai bagian dari proses ini, kami juga akan memberi tahu pengguna bahwa data mereka telah disalahgunakan Cambridge Analytica," ujar perwakilan dari perusahaan Facebook seperti dilansir CNNMoney, Minggu (8/4/2018).

Facebook berencana untuk membagikan tautan pada lini masa pengguna untuk mengetahui aplikasi apa sajakah yang terkoneksi dengan akun Facebook pengguna dan menunjukkan informasi apa saja yang diizinkan untuk dilihat oleh aplikasi yang bersangkutan.

Pengguna Facebook juga akan diizinkan menggunakan tautan untuk menghapus aplikasi terkait sebagai antisipasi agar aplikasi tersebut tidak mendapatkan informasi lebih jauh.

Baca juga: Zuckerberg Tenangkan Investor, Saham Facebook Menguat

Kontroversi bocornya data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica memunculkan pertanyaan apakah media sosial terbesar ini memiliki cukup proteksi untuk melindungi data-data penggunanya.

Cambridge Analytica sendiri mendapatkan data para pengguna Facebook dari Aleksandr Kogandari seorang profesor psikologi dari Universitas Cambridge.

Kogan menggunakan sebuah aplikasi "thisisyourdigitallife" yang menawarkan layanan test kepibradian. Pengguna Facebook yang mengunduh aplikasi tersebut akan sekaligus memberi izin agar data mengenai lokasi, pertemanan, dan konten-konten yang mereka sukai untuk dibagikan. Pengumpulan data tersebut juga diizinkan dibawah peraturan Facebook kala itu.

Facebook menyatakan perbuatan Kogan tersebut telah melanggar aturan karena meneruskan data yang diperolehnya kepada Cambridge Analytica, sebuat perusahaan yang disewa Donald Trump saat kampanye Presiden AS 2016.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN Money
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X