Ini 6 Momen yang Tepat untuk Membeli Rumah

Kompas.com - 09/04/2018, 15:00 WIB
Masyarakat saat ini dihadapkan pada kenyataan bahwa bila ingin mempunyai hunian di dekat Jakarta, pilihannya adalah membeli rumah dengan harga minimal di kisaran harga Rp 700 juta. Alternatif lainnya adalah membeli apartemen seharga minimal Rp 400 jutaan. www.shutterstock.com Masyarakat saat ini dihadapkan pada kenyataan bahwa bila ingin mempunyai hunian di dekat Jakarta, pilihannya adalah membeli rumah dengan harga minimal di kisaran harga Rp 700 juta. Alternatif lainnya adalah membeli apartemen seharga minimal Rp 400 jutaan.

KOMPAS.comRumah menjadi aset yang penting bagi siapa pun, baik bagi mereka yang belum menikah maupun sudah menikah.

Selain dijadikan tempat tinggal, rumah juga bisa dijadikan sebagai investasi yang menguntungkan di masa depan.

Namun, harga rumah yang relatif mahal menjadi bahan pertimbangan bagi banyak orang sebelum memutuskan untuk membeli rumah.

Selain harganya yang relatif mahal, besarnya cicilan yang harus dibayarkan juga kerap menjadi bahan pertimbangan.

Terlalu banyak pertimbangan sebenarnya membuat kita sering menunda-nunda untuk beli rumah. Ketika harganya naik, barulah kita menyesal dan berkata “Kenapa tidak beli dari kemarin ya?”.

Baca juga : Untung Rugi Membeli Rumah Lewat Lelang

Daripada selalu menunda dan menyesal, berikut ini momen yang paling pas untuk beli rumah.

1. Saat Status Sudah Menjadi Pegawai Tetap

Status pekerjaan yang kita sandang menjadi poin penting yang harus dipertimbangkan saat hendak beli rumah. Proses pembayaran Down Payment (DP) dan biaya cicilan tentu lebih mudah jika kita sudah berstatus sebagai pegawai tetap.

Soalnya gaji yang kita terima sudah lebih tinggi jika dibandingkan dengan pegawai honorer.

Selain itu, pegawai tetap juga berhak menerima gaji dengan jumlah yang sama setiap bulan sehingga kita bisa bayar total cicilan dengan lancar.

Berbeda dengan pegawai honorer yang masih berstatus sebagai “pegawai kontrak”. Saat dirinya kehilangan pekerjaan, pembayaran cicilan pun akan terhambat karena tidak ada sumber penghasilan tetap untuk mengover jumlah cicilan yang harus dibayar.

2. Saat Tabungan Cukup untuk Membayar DP

Kredit merupakan metode mendapatkan rumah idaman yang paling populer di era milenial seperti sekarang. Meskipun statusnya kredit, kita diharuskan untuk membayar DP setidaknya 20 persen dari harga rumah tersebut.

Halaman Berikutnya
Halaman:



Close Ads X