Pertamina Masih Patroli di Perairan Terdampak Ceceran Minyak di Teluk Balikpapan - Kompas.com

Pertamina Masih Patroli di Perairan Terdampak Ceceran Minyak di Teluk Balikpapan

Kompas.com - 09/04/2018, 21:33 WIB
Petugas dari PT Pertamina melakukan penyemprotan untuk membersihkan solar yang mengotori perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (31/3/2018). Tribun Kaltim/Fachmi Rachman Petugas dari PT Pertamina melakukan penyemprotan untuk membersihkan solar yang mengotori perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (31/3/2018).

KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mengatakan hingga saat ini masih siaga berpatroli dan berusaha menuntaskan pembersihan tumpahan minyak di Teluk Balikpapan.

Adapun perusahaan mengklaim bahwa minyak tersebut sebagian besar sudah dibersihkan dan menyisakan lapisan film atau ceceran yang menempel di sejumlah benda.

"Secara visual wilayah perairan Balikpapan sudah bersih, namun masih perlu dilakukan pembersihan sisa-sisa lapisan film minyak. Demikian halnya di titik pemukiman, perlu penanganan khusus sisa-sisa ceceran yang menempel di tanaman dan juga perairan di bawah pemukiman warga," terang Region Manager Communication dan CSR Kalimantan Yudy Nugraha, melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (9/4/2018).

Baca juga : Luhut Buru Pihak yang Menyebabkan Pipa Pertamina Balikpapan Bocor

Pasca terjadinya tumpahan minyak, Pertamina menyampaikan kepada Pemerintah Balikpapan mengenai rencana penanggulangan yang dilakukan di enam titik.

Titik yang dimaksud adalah Area Jetty, Semayang hingga Balikpapan Plaza, Kampung atas Air hingga Kampung Baru Ulu, Penajam, Teluk Balipapan dan Kariangau.

Yudy mengatakan bahwa Area Jetty sebagian besar telah selesai dibersihkan. Sekarang hanya tersisa film minyak tipis yang sedang terus ditanggulangi.

Lalu di area Semayang-Balikpapan Plaza, di sekitar pesisir dan perairan telah ditanggulangi dan secara visual bersih di permukaan. Adapun langkah selanjutnya yang saat ini dilakukan adalah identifikasi area batuan, dinding, maupun material lain yang sempat kontak dengan tumpahan minyak.

Baca juga : Bersihkan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Pertamina Tambah Kapal

Di Kampung atas air hingga Kampung Baru Ulu, masih terdapat lapisan film pada perairan. Lapisan tersebut bisa saja berasal dari minyak yang terperangkap maupun bersentuhan dengan sampah domestik yang berada di bawah perumahan warga.

Di Penajam, area perairan telah bersih sejak Jumat (6/4/2018) dan terus dilakukan patroli untuk memantau kondisi area tersebut.

Begitu pula dengan area Teluk Balikpapan, sejak hari Jumat (6/4/2018) telah bersih. Namun patroli kapal terus dilakukan sehari 4 kali.

Di Area Kariangau, hingga hari ini masih terus dilakukan pembersihan dengan cara menurunkan patroli kapal unuk penyisiran sepanjang area pesisir.

Baca juga : Periksa Sisa Tumpahan Minyak, Tim KLHK Keliling Teluk Balikpapan Setiap Hari

Secara keseluruhan, Pertamina sampai sekrang masih mengerahkan 3 kapal patroli di zona 1, 2 dan 3  serta  12 kapal stand-by yang terdiri  7 unit tugboat, 3 unit Barge, 4 unit Aluminium boat.

Sebelumnya, sempat terjadi kebocoran pipa minyak yang membuat tumpahan minyak menggenang di Teluk Balikpapan. Pertamina sendiri sempat menyebutkan bahwa tumpahan tersebut bukan berasal dari pipa milik mereka.

Namun kemudian perusahaan menemukan adanya kebocoran pada pipa yang putus dari arah perairan Lawe-lawe Penajam Paser Utara.

Hingga saat ini, penyebab putusnya pipa berdiameter 20 inci yang ada di kedalaman 25 meter tersebut masih dalam penyelidikan Polda Kalimantan Timur.

Baca juga : Minyak Tumpah di Balikpapan, Pertamina Kehilangan 200.000 Barel per Hari

Kompas TV Beberapa pengujian gas tes di wilayah terdampak terus dilakukan pertamina, yakni di Kelurahan Margasari Baru Tengah.



Close Ads X