Kompas.com - 10/04/2018, 18:45 WIB
Atrian Partalite di salah satu SPBU yang ada di Batam. Saat ini Penjualan produk Pertalite meningkat cukup tajam sepanjang tahun 2017. KOMPAS.COM/ HADI MAULANAAtrian Partalite di salah satu SPBU yang ada di Batam. Saat ini Penjualan produk Pertalite meningkat cukup tajam sepanjang tahun 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mengaku mengalami kerugian dari penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Alasannya, harga pertalite masih berada di bawah harga pasar.

Pada akhir Maret 2018 lalu pun Pertamina telah menaikkan harga Pertalite sebesar Rp 200 per liter. Meskipun demikian, kenaikan harga tersebut tidak bisa menutup kerugian yang diderita Pertamina.

Menurut Direktur Pemasaran Pertamina M Iskandar, penjualan Pertalite membuat perseroan mengalami kerugian. Hal ini disebabkan harga jual yang ditetapkan berada di bawah harga keekonomian.

"Yang jelas saat ini seperti Pertalite kami jual rugi," kata Iskandar di Gedung DPR MPR RI, Selasa (10/4/2018).

Iskandar menyebut, saat ini harga pasar Pertalite mencapai sekitar Rp 8.000 per liter. Sementara itu, harga pertalite yang dipasang Pertamina untuk wilayah Jawa adalah sebesar Rp 7.800 per liter.

Artinya, Pertamina harus menanggung kerugian sebesar Rp 200 per liter. Iskandar menuturkan, Pertamina menanggung kerugian sejak harga minyak dunia mengalami kenaikan.

Pertamina baru satu kali menaikkan harga pertalite, yakni sebesar Rp 200 per liter pada akhir Maret 2018 lalu. "Harganya naik terus, kami baru naik (harga pertalite) sekali, Rp 200 per liter," sebut Iskandar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertamina menaikkan harga pertalite pada Sabtu (24/3/2018) lalu. Kenaikan harga dipicu lantaran karena adanya lonjakan harga minyak dunia.

Pertamina sendiri memang selalu memantau perkembangan harga minyak dunia. Apabila selisih harga keekonomian terlalu tinggi dengan yang dijual kepada masyarakat, Pertamina akan mengambil kebijakan harga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.