Soal Putusan Praperadilan Kasus Century, Ini Tanggapan Sri Mulyani

Kompas.com - 11/04/2018, 22:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyerahkan proses hukum kasus dugaan korupsi Bank Century kepada pihak yang berwenang. Pernyataan itu disampaikan Sri Mulyani ketika dimintai tanggapan mengenai hasil putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengabulkan gugatan praperadilan kasus tersebut oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).

Dalam salah satu butir putusan, hakim memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono dan beberapa pihak lain sebagai tersangka. Adapun saat itu, Sri Mulyani menjabat sebagai Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), di mana Boediono jadi salah satu anggotanya.

"Saya serahkan ke KPK," kata Sri Mulyani di gedung DPR/MPR RI, Rabu (11/4/2018) malam.

Kala itu, KSSK berperan sebagai pengambil keputusan untuk menyelesaikan kasus Bank Century. Ketika ditanya lebih lanjut, Sri Mulyani enggan berkomentar lagi dan beranjak pergi usai rapat kerja dengan Komisi XI di gedung DPR RI.

Baca juga: Wapres: Putusan Prapradilan Kasus Bank Century Aneh Juga...

PN Jakarta Selatan mengeluarkan putusan dengan Nomor 24/Pid.Pra/2018/PNJKT.SEL yang dibacakan oleh hakim tunggal Effendi Mukhtar. Dalam putusan itu, ada poin yang memerintahkan KPK selaku termohon untuk menetapkan Boediono bersama Muliaman D Hadad, Raden Pardede, dan lainnya sebagai tersangka.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman menuturkan, dirinya sudah enam kali mengajukan gugatan praperadilan terkait kasus Bank Century. Boyamin mengajukan praperadilan karena menilai KPK belum mengusut tuntas kasus tersebut.

Terhadap putusan tersebut, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengaku akan mempelajarinya terlebih dahulu. Menurut Febri, KPK akan lihat sejauh mana putusan itu bisa diimplementasikan karena amar putusan tersebut dinilai relatif baru dari berbagai jenis putusan praperadilan selama ini.

Kompas TV MA masih mengkaji putusan yang dikeluarkan oleh PN Jakarta Selatan, untuk menetapkan Boediono sebagai tersangka dalam kasus Bank Century.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beli Migor Curah Pakai PeduliLindungi Dikritik 'Ribet', Mendag Zulhas: kalau Mau Mudah, Pakai NIK KTP...

Beli Migor Curah Pakai PeduliLindungi Dikritik "Ribet", Mendag Zulhas: kalau Mau Mudah, Pakai NIK KTP...

Whats New
[POPULER MONEY] 5 RS Segera Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar JKN | Bukalapak Digugat Rp 1,1 Triliun

[POPULER MONEY] 5 RS Segera Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar JKN | Bukalapak Digugat Rp 1,1 Triliun

Whats New
Inflasi Turki Capai 78,6 Persen, Rekor Tertinggi dalam 20 Puluh Tahun

Inflasi Turki Capai 78,6 Persen, Rekor Tertinggi dalam 20 Puluh Tahun

Whats New
Uji Coba LRT Jabodebek Diundur Jadi Desember 2022, Mulai Beroperasi 2023

Uji Coba LRT Jabodebek Diundur Jadi Desember 2022, Mulai Beroperasi 2023

Whats New
Biaya Admin, Setoran Awal, dan Cara Buka Rekening BRI Britama X

Biaya Admin, Setoran Awal, dan Cara Buka Rekening BRI Britama X

Whats New
Cara Cek Resi Shopee Express dengan Mudah dan Praktis

Cara Cek Resi Shopee Express dengan Mudah dan Praktis

Whats New
Syarat dan Cara Mengaktifkan Shopee PayLater dengan Mudah

Syarat dan Cara Mengaktifkan Shopee PayLater dengan Mudah

Whats New
Pengusaha Puji Sri Mulyani, Sudah Diberi Tax Amnesty, Lalu Dikasih PPS

Pengusaha Puji Sri Mulyani, Sudah Diberi Tax Amnesty, Lalu Dikasih PPS

Whats New
Rusia Minat Bikin Pembangkit Nuklir di RI, Ini Jawaban Menteri ESDM

Rusia Minat Bikin Pembangkit Nuklir di RI, Ini Jawaban Menteri ESDM

Whats New
Masuk Mal Wajib Vaksin Booster, Berlaku 2 Minggu Lagi

Masuk Mal Wajib Vaksin Booster, Berlaku 2 Minggu Lagi

Whats New
Luhut Umumkan Wajib Booster Bagi yang Bepergian, Berlaku 2 Minggu Lagi

Luhut Umumkan Wajib Booster Bagi yang Bepergian, Berlaku 2 Minggu Lagi

Whats New
Kementerian PUPR: Pembangunan 9 Bendungan Ditargetkan Rampung di 2022

Kementerian PUPR: Pembangunan 9 Bendungan Ditargetkan Rampung di 2022

Whats New
Hati-hati, Ada Pemeliharaan dan Rekonstruksi di Tol Jagorawi 5-9 Juli 2022

Hati-hati, Ada Pemeliharaan dan Rekonstruksi di Tol Jagorawi 5-9 Juli 2022

Whats New
Viral Video Petani Jual TBS Kelapa Sawit ke Malaysia, Apkasindo: Kami Harus Biayai Keluarga

Viral Video Petani Jual TBS Kelapa Sawit ke Malaysia, Apkasindo: Kami Harus Biayai Keluarga

Whats New
Jurus Mendag Zulhas Naikan Harga TBS Petani Sawit

Jurus Mendag Zulhas Naikan Harga TBS Petani Sawit

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.