Berita Populer: Saham Facebook Melambung hingga Ramalan Nasib Ekonomi AS

Kompas.com - 12/04/2018, 06:30 WIB
Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg (kanan) dijadwalkan memberi kesaksian di kongres Amerika Serikat terkait skandal kebocoran data pengguna Facebook, hari Rabu (11/4/2018). THE NEW YORK TIMES/ PETE MAROVICHPendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg (kanan) dijadwalkan memberi kesaksian di kongres Amerika Serikat terkait skandal kebocoran data pengguna Facebook, hari Rabu (11/4/2018).
Penulis Aprillia Ika
|

KOMPAS.com - Skandal kebocoran data 50 juta pengguna Facebook Inc menjadi salah satu berita yang paling banyak dibaca oleh pembaca kanal ekonomi Kompas.com, sebab pengguna Facebook di Indonesia juga sangat besar.

Akibat skandal kebocoran data tersebut, sebanyak 1 juta akun Facebook milik warga Indonesia terdampak. Pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mempertimbangkan untuk menutup layanan Facebook di Indonesia.

Pihak Facebook menyatakan, data tersebut digunakan oleh perusahaan lain, yakni Cambridge Analytica, tanpa izin Facebook. Cambridge Analytica diketahui terafiliasi dengan kampanye Presiden AS Donald Trump.

Pada Selasa waktu setempat, Zuckerberg menyatakan dalam dengar pendapat dengan komite Senate Judiciary and Commerce bahwa Facebook akan memperbaiki masalah ini dengan platform-nya. Selain itu, ia juga menyatakan bertanggung jawab terkait konten yang ada di Facebook.

Pembaca kanal ekonomi Kompas.com juga mencermati "ramalan" pendiri Microsoft, Bill Gates, yang mengatakan bahwa ekonomi AS bisa saja terpuruk dalam krisis seperti pada 2008 dalam waktu dekat.

Berikut 5 berita populer di kanal ekonomi Kompas.com pada Rabu (11/4/2018) yang bisa Anda baca kembali pagi ini.

1. Zuckerberg Pidato di Senat AS, Saham Facebook Sentuh Rekor Tertinggi 2 Tahun

 Saham perusahaan teknologi Facebook Inc menyentuh rekor tertinggi dalam dua tahun setelah pendiri dan CEO-nya, Mark Zuckerberg menyampaikan pidato di hadapan Senat AS. Saham Facebook dilaporkan menguat 4,5 persen pada Selasa (10/4/2018) waktu setempat.

Mengutip CNBC, Rabu (11/4/2018), sesaat sebelum Zuckerberg menyampaikan pidatonya, saham Facebook sudah menguat sekitar 2,5 persen. Pada Februari 2018, saham Facebook sempat menyentuh level 195,32 dollar AS, namun anjlok sekitar 11 persen dalam sebulan terakhir karena ada laporan data pengguna Facebook disalahgunakan.

Baca juga : Zuckerberg Pidato di Senat AS, Saham Facebook Sentuh Rekor Tertinggi 2 Tahun

2. Bill Gates: AS Bisa Kembali Masuki Krisis Finansial Hebat seperti di 2008

Masih ingat krisis finansial 2008 yang melanda Amerika Serikat? Krisis tersebut menyebabkan "depresi hebat" yang menyebabkan 8,8 juta pekerjaan di AS hilang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X