Revolusi Industri 4.0 Diklaim Bisa Ciptakan 10 Juta Lapangan Kerja

Kompas.com - 16/04/2018, 18:24 WIB
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menghadiri Forum Merdeka Barat di Gedung Kemenkominfo, Jakarta Pusat, untuk membahas kesiapan Indonesia menuju Revolusi Industri 4.0, Senin (16/4/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOMenteri Perindustrian Airlangga Hartarto menghadiri Forum Merdeka Barat di Gedung Kemenkominfo, Jakarta Pusat, untuk membahas kesiapan Indonesia menuju Revolusi Industri 4.0, Senin (16/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Revolusi Industri 4.0 disebut-sebut bakal berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pertumbuhannya pun diklaim mencapai satu sampai dua persen dengan diiringi pertambahan 10 juta lapangan kerja baru.

"Mengenai estimasi tenaga kerjanya itu bisa mencapai 10 juta orang," ucap Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartaro, di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Selain itu, dalam roadmap Making Indonesia 4.0, digitalisasi industri ini juga akan membuat Indonesia masuk 10 negara terbesar pada 2030.

"Aspirasi saat kami menghadapi revolusi industri keempat, atau digital economy itu kami ditargetkan untuk menjadi 10 negara terbesar di 2030," katanya.

Sementara terkait pertumbuhan ekonomi, Airlangga optimistis bisa meningkat hingga satu atau dua persen.

Airlangga berharap agar kontribusi industri manufaktur bisa menjadi 25 persen terhadap ekonomi ketika Revolusi Industri 4.0 sudah berjalan maksimal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X