IFC Bakal Luncurkan Layanan "Mobile Banking" Pertama di Timor Leste - Kompas.com

IFC Bakal Luncurkan Layanan "Mobile Banking" Pertama di Timor Leste

Kompas.com - 17/04/2018, 11:47 WIB
Ilustrasi oik yusuf/ kompas.com Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - IFC, anggota dari Grup Bank Dunia, mengumumkan rencana kerja sama dengan Kaebauk Investimentu no Finansas (KIF) untuk meluncurkan layanan mobile banking pertama di negara tersebut. KIF merupakan institusi keuangan nonbank pertama di Timor Leste.

Dalam pernyataan resminya, Selasa (17/4/2018), IFC menyatakan layanan mobile banking tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih dari 50.000 warga Timor Leste. Adapun lebih dari 70 persen warga Timor Leste hidup di pedesaan, di mana banyak di antara mereka tidak memiliki akses ke layanan keuangan dasar untuk menabung, mengirim, atau menerima uang.

IFC akan bekerja sama dengan KIF untuk meningkatkan akses keuangan bagi warga Timor Leste yang belum tersentuh layanan perbankan tersebut.

Kemitraan tersebut akan memungkinkan KIF meluncurkan layanan mobile banking dan branchless banking alias perbankan tanpa kantor.

Baca juga: Layanan Mobile Banking Berbasis SMS Masih Diminati

Akan diluncurkan pula Kaebauk Osan, produk tabungan yang dimaksudkan untuk memberikan layanan keuangan bagi warga miskin baik di kawasan pedesaan maupun urban. Produk ini akan fokus pada kaum wanita dan agribisnis Timor Leste yang bertumbuh, dengan kesempatan finansial bagi 10.000 orang petani.

"Melalui pengembangan mobile banking dan produk agribisnis yang ramah bagi kaum wanita, Timor Leste bisa mengejar diversifikasi ekonominya," kata Azam Khan, Country Director IFC untuk Indonesia, Malaysia, dan Timor Leste.

Khan menuturkan, Timor Leste memiliki populasi muda. Lebih dari 50 persen dari jumlah penduduk adalah berusia di bawah 20 tahun dan banyak di antara mereka yang akan masuk ke dalam pasar tenaga kerja dalam beberapa tahun ke depan.

"Proyek ini memberikan cara bagi seluruh warga Timor Leste untuk mengelola keuangan dengan lebih baik dan menjadi pintu gerbang ke layanan keuangan lainnya, yang nantinya akan membantu menumbuhkan perekonomian," sebut Khan.

Adapun KIF didirikan pada tahun 2001 untuk memberikan produk keuangan bagi masyarakat miskin baik di kawasan urban atau rural di Timor Leste. KIF memiliki 20 kantor cabang dengan debitur mencapai 12.462 orang dan portfolio kredit mencapai 15 juta dollar AS atau setara sekitar Rp 205,5 miliar.



Close Ads X