Pengguna Virtual Reality Diestimasi Mencapai 440 Juta di 2025

Kompas.com - 18/04/2018, 07:52 WIB
Seorang warga Kelurahan Srengseng, Rihla saat mencoba kacamata virtual reality, Senin (16/10/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaSeorang warga Kelurahan Srengseng, Rihla saat mencoba kacamata virtual reality, Senin (16/10/2017).
Penulis Aprillia Ika
|

Pada tahun ini, acara ini diselenggarakan di Shenzen pada 17-19 April 2018. Acara ini diikuti sekitar 600 analis teknologi dari seluruh dunia.

HAS  merupakan acara tahunan Huawei untuk memaparkan visi misi serta estimasinya di dunia teknologi kepada para analis teknologi di dunia dan media. Acara ini sudah berlangsung selama 15 tahun.

Melalui pemaparan GIV, Huawei berharap dapat menjalin kerja sama dengan banyak pihak sebagai upaya untuk memenuhi visi misinya dalam GIV.

Batu Sandungan

CEO Facebook Mark Zuckerberg dalam ajang Mobile World Congress 2016 di Barcelona, Spanyol, sebelumnyq mengatakan bahwa perkembangan teknologi  virtual reality ( VR) yang menurut bakal menjadi tren internet pada masa depan.

Menurut dia untuk sekarang, visi virtual reality masih menemui batu sandungan berupa kondisi jaringan internet, terutama seluler, yang dinilainya masih belum mencukupi untuk skenario virtual reality.

Kata dia, teknologi seluler masa kini mampu menghantarkan data sebesar puluhan hingga ratusan megabit per detik.

Zuckerberg mengatakan, masih butuh waktu sebelum bandwidth yang tersedia bisa mencukupi untuk menghadirkan pengalaman virtual reality yang optimal.

Ini karena streaming VR lewat internet membutuhkan sarana transfer data yang sangat besar.

"Bayangkan, Anda butuh resolusi 4K untuk satu mata. Jumlah bandwidth yang dibutuhkan bakal besar sekali. Namun, saya yakin, VR akan menjadi salah satu killer app untuk konektivitas 5G pada masa yang akan datang," ujar Zuckerberg.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X