Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

April 2018, Modal Asing Masuk ke RI Capai 800 Juta Dollar AS

Kompas.com - 20/04/2018, 10:00 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mencatat, arus modal asing yang masuk ke Indonesia (inflow) mencapai 800 juta dollar AS. Angka tersebut adalah selama pekan pertama bulan April 2018.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo menyebut, masuknya arus modal asing ke Indonesia tersebut tidak terlepas dari pengaruh sentimen positif terhadap prospek perekonomian Indonesia.

"Angka terakhir sekitar 800 juta dollar AS in nett masuk ke dalam semua instrumen yang ada," jelas Dody di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Menurut Dody, salah satu sentimen positif adalah kenaikan peringkat utang dari lembaga pemeringkat internasional Moody's Investor Service. Sebelumnya, Indonesia berada di level Baa3, kemudian dinaikkan menjadi Baa2 dengan outlook stabil.

Baca juga : Januari-November 2017, Modal Asing ke Indonesia Capai Rp 137 Triliun

Selain itu, obligasi global dalam mata uang rupiah juga akan masuk ke dalam Global Aggregate Index Bloomberg Barclays. Dengan masuknya obligasi global berdenominasi rupiah tersebut, surat utang global yang diterbitkan akan lebih diperhitungkan dunia.

"Indikator-indikator kita banyak yang positif dan dalam waktu dekat kita masuk ke dalam global bond index SUN kita. Ini memberikan gambaran bahwa asing memberikan keyakinan kepada Indonesia," ungkap Dody.

Lebih lanjut, Dody menyebutkan, kondisi eksternal masih bisa mempengaruhi jumlah arus modal yang masuk ke Indonesia. Sementara itu, kondisi di dalam negeri juga masih berpotensi memberikan sentimen positif terhadap arus modal asing yang masuk ke Indonesia.

"Banyak hal positif yang bisa kita ceritakan, di tengah-tengah orang melihat inflasi," terang Dody.

Kompas TV Investor dari AS mulai menarik dana di luar negeri menyusul ketegangan di Semenanjung Korea

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Angkutan Lebaran 2024, Kemenhub Siapkan Sarana dan Prasarana Transportasi Umum

Angkutan Lebaran 2024, Kemenhub Siapkan Sarana dan Prasarana Transportasi Umum

Whats New
Reksadana Saham adalah Apa? Ini Pengertiannya

Reksadana Saham adalah Apa? Ini Pengertiannya

Work Smart
Menhub Imbau Maskapai Tak Jual Tiket Pesawat di Atas Tarif Batas Atas

Menhub Imbau Maskapai Tak Jual Tiket Pesawat di Atas Tarif Batas Atas

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Jadi Distributor Produk Cairan Infus Suryavena

Anak Usaha Kimia Farma Jadi Distributor Produk Cairan Infus Suryavena

Whats New
Cara Cek Formasi CPNS dan PPPK 2024 di SSCASN

Cara Cek Formasi CPNS dan PPPK 2024 di SSCASN

Whats New
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polisi Ungkap Kasus BBM Dicampur Air di SPBU

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polisi Ungkap Kasus BBM Dicampur Air di SPBU

Whats New
HMSP Tambah Kemitraan dengan Pengusaha Daerah di Karanganyar untuk Produksi SKT

HMSP Tambah Kemitraan dengan Pengusaha Daerah di Karanganyar untuk Produksi SKT

Whats New
BCA Finance Buka Lowongan Kerja untuk D3-S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

BCA Finance Buka Lowongan Kerja untuk D3-S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

Work Smart
Pemerintah Sebut Tarif Listrik Seharusnya Naik pada April hingga Juni 2024

Pemerintah Sebut Tarif Listrik Seharusnya Naik pada April hingga Juni 2024

Whats New
Jasa Marga: 109.445 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Paskah 2024

Jasa Marga: 109.445 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Paskah 2024

Whats New
Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Earn Smart
7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

Whats New
'Regulatory Sandbox' Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

"Regulatory Sandbox" Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

Whats New
IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

Whats New
Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com