Sri Mulyani: Pemikiran Kartini Sangat Relevan karena "Gender Gap" Masih Besar...

Kompas.com - 21/04/2018, 12:47 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) memberikan sambutan di antara para penari Gandrung saat melakukan kunjungan untuk mengetahui kesiapan Banyuwangi menyambut Annual Meeting IMF-World Bank, di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (1/3/2018). Annual Meeting IMF-World Bank akan dihadiri sedikitnya 18.000 anggota delegasi dari 189 negara di Bali pada Oktober 2018. ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYAMenteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) memberikan sambutan di antara para penari Gandrung saat melakukan kunjungan untuk mengetahui kesiapan Banyuwangi menyambut Annual Meeting IMF-World Bank, di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (1/3/2018). Annual Meeting IMF-World Bank akan dihadiri sedikitnya 18.000 anggota delegasi dari 189 negara di Bali pada Oktober 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemikiran Kartini masih sangat relevan untuk memajukan pendidikan dan peran perempuan di Indonesia.

Baginya, Kartini yang tidak pernah memikirkan diri sendiri, tetapi justru mendukung kemajuan sesama perempuan. 

Hal itu, kata dia, adalah pemikiran yang inspiratif dan luar biasa maju.

"Hari ini, pemikiran Kartini masih sangat relevan karena gender gap masih besar. World Economic Forum dalam hasil risetnya menunjukkan bahwa masih banyak perempuan di dunia yang tertinggal 200 tahun dari kondisi umum dunia," ujar Sri Mulyani dikutip dari akun Facebook-nya, Sabtu (21/4/2018).

Baca juga: Sandiaga: Selamat Hari Kartini Buat Seluruh Perempuan Hebat

Realisasi Kartini sebagai pahlawan perlu diteruskan agar setiap perempuan memiliki kepercayaan diri, pendidikan, dan kesempatan yang sama untuk maju.

Sri Mulyani akan hadir dalam Pertemuan Musim Semi Bank Dunia sebagai Ketua Komite Pengembangan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia akan berbicara dan berpikir memecahkan masalah-masalah, sehingga Bank Dunia dapat membantu negara berkembang dan berpendapatan kecil untuk bisa maju dan sejahtera.

Baca juga: Pesan Maia Estianty untuk Para Kartini Indonesia

Baginya, masih banyak permasalahan yang ada di dalam proses pembangunan, di antaranya permasalahan gender, perubahan iklim, dan perdagangan internasional.

"Kita bertanggung jawab memajukan kompetensi pendidikan agar bisa bersama-sama merealisasikan kemajuan sesama," ujarnya.

Ia mengatakan, sangat penting untuk perempuan Indonesia menjadi lebih percaya diri dan meningkatkan potensi diri agar dapat menciptakan kesetaraan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Nadin Amizah Rilis Album Mini | Ketika Isyana Sarasvati Kembali ke Khittah | 30 Tahun Album Smashing Pumpkins 'Gish'

[KURASI KOMPASIANA] Nadin Amizah Rilis Album Mini | Ketika Isyana Sarasvati Kembali ke Khittah | 30 Tahun Album Smashing Pumpkins "Gish"

Rilis
Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online dari Handphone

Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online dari Handphone

Work Smart
Mentan Syahrul Sebut Provinsi Bali Jadi Simbol Pertanian Maju

Mentan Syahrul Sebut Provinsi Bali Jadi Simbol Pertanian Maju

Whats New
Baru Capai 37 Persen, Luhut Minta Semua Pihak Fokus Kejar Target UMKM Go Digital

Baru Capai 37 Persen, Luhut Minta Semua Pihak Fokus Kejar Target UMKM Go Digital

Whats New
Tips Investasi Emas sebagai Diversifikasi Aset

Tips Investasi Emas sebagai Diversifikasi Aset

Earn Smart
Ini 3 Strategi agar Bisnis Bertahan Hadapi Perubahan Tren

Ini 3 Strategi agar Bisnis Bertahan Hadapi Perubahan Tren

Smartpreneur
Cara Mengikuti Lelang Online di lelang.go.id

Cara Mengikuti Lelang Online di lelang.go.id

Whats New
IHSG dalam Sepekan Merosot 1,41 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 7.108,5 Triliun

IHSG dalam Sepekan Merosot 1,41 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 7.108,5 Triliun

Whats New
UKM Ekspor Tempe ke Jepang, Mendag: Makanan Indonesia Makin Mendunia

UKM Ekspor Tempe ke Jepang, Mendag: Makanan Indonesia Makin Mendunia

Whats New
Indikasi Geografis: No Reputation, No Quality, No Price

Indikasi Geografis: No Reputation, No Quality, No Price

Whats New
Pendanaan Jadi PR Krusial Proyek Tol Yogyakarta-Bawen, Apa Solusinya?

Pendanaan Jadi PR Krusial Proyek Tol Yogyakarta-Bawen, Apa Solusinya?

Whats New
Manfaatkan Shopee, Mitraanda88 Wujudkan Mimpi Jangkau Pasar Mancanegara

Manfaatkan Shopee, Mitraanda88 Wujudkan Mimpi Jangkau Pasar Mancanegara

Smartpreneur
Asah 6 Skill Berikut agar Pelaku UMKM Mampu Bersaing di Ranah Digital

Asah 6 Skill Berikut agar Pelaku UMKM Mampu Bersaing di Ranah Digital

Whats New
Kisah Bittersweet by Najla, dari Hobi hingga Punya Banyak Reseller

Kisah Bittersweet by Najla, dari Hobi hingga Punya Banyak Reseller

Smartpreneur
Mengenal 5 Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Mengenal 5 Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X