Naik 15 Persen, Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp 470 Triliun

Kompas.com - 23/04/2018, 18:37 WIB
BCA Expoversary 2018 Catatkan Transaksi Rp 1,7 Triliun KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTOBCA Expoversary 2018 Catatkan Transaksi Rp 1,7 Triliun

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA melaporkan penyaluran kredit sebesar Rp 470 triliun pada kuartal I 2018. Capaian tersebut tumbuh 15 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 408,6 triliun.

" Kredit korporasi meningkat 17,6 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp 179,4 triliun," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (23/4/2018).

Sementara itu, kredit komersial dan UKM tercatat naik 14,4 persen (yoy) menjadi Rp 166,7 triliun pada kuartal I 2018. Jahja menerangkan, pada kuartal I 2018, permintaan kredit segmen bisnis lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Kredit konsumer tumbuh 12 persen (yoy) menjadi Rp 123,9 triliun. Capaian ini, tutur Jahja, didukung oleh produk-produk kredit konsumer yang inovatif.

Baca juga : Kuartal I 2018, BCA Catat Laba Bersih Rp 5,5 Triliun

Pada portofolio kredit konsumer, kredit pemilikan rumah (KPR) naik 10,6 persen secara tahunan menjadi Rp 71,9 triliun pada kuartal I 2018. Sementara itu, kredit kendaraan bermotor (KKB) naik 14,6 persen (yoy) menjadi Rp 40,2 triliun.

"Di periode yang sama, outstanding kartu kredit mencatat pertumbuhan sebesar 12,3 persen, menutup kuartal I dengan outstanding sebesar Rp 11,8 triliun," ungkap Jahja.

Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) berada pada level 1,5 persen pada Maret 2018. Jahja menuturkan, angka ini masih dalam tingkat toleransi risiko yang masih dapat diterima.

Rasio cadangan terhadap kredit bermasalah tercatat sebesar 183,6 persen. Jahja mengungkapkan, BCA mempertahankan posisi likuiditas dan permodalan yang sehat dengan rasio kredit terhadap pendanaan (LFR) sebesar 77,9 persen.

Baca juga : BCA Klarifikasi Kabar yang Sebutkan akan Gabung Switching Himbara

Kompas TV Dari laporan yang kami terima, petugas pajak sudah mulai memblokir rekening nasabah di Bank Central Asia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X