Kemendag Gelar Rakor, Jaga Stabilitas Harga Pangan di Pekanbaru - Kompas.com

Kemendag Gelar Rakor, Jaga Stabilitas Harga Pangan di Pekanbaru

Kompas.com - 24/04/2018, 17:01 WIB
Bahan-bahan pokok di Pasar Induk Kramat Jati pada Selasa (26/12/2017). KOMPAS.com/ACHMAD FAUZI Bahan-bahan pokok di Pasar Induk Kramat Jati pada Selasa (26/12/2017).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan ( Kemendag) akan melakukan rapat koordinasi (rakor) di Pekanbaru untuk membentuk sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2016.

Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kemendag mengatakan, melalui hasil pemantauan di Pekanbaru di Pasar Sukaramai dan Pasar Cik Ramai harga bapok masih stabil dan jumlah pasokan yang relatif masih aman.

"Untuk itu, Kemendag bersama seluruh pemangku kepentingan harus bekerja sama menjaga stabilitas harga dan ketersedian pasokan di Provinsi Riau,” kata Dody melalui keterangan pers, Senin (23/4/2018).

Tercatat pula harga di pasar tradisional untuk beras premium di Riau Rp12.500 per kg, minyak goreng curah Rp10.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 11.000 per kg, cabai merah Rp28.000 per kg.

Baca juga : Pemerintah Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Jelang Puasa Aman

Kemudian untuk bawang putih Rp25.000 per kg, bawang merah lokal Rp34.000 per kg, dan telur ayam ras Rp20.800 per kg.

Sebagai informasi, Rakor di Pekanbaru merupakan tindak lanjut dari Rakornas yang telah dilakukan di Bandung pada 23 Mei 2018. Pada rakornas tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita yang menjelaskan empat langkah strategis untuk menyambut HBKN.

Empat langkah tersebut adalah pertama, dengan penguatan regulasi melalui pendaftaran pelaku usaha bapok, penerapan harga acuan dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, penataan dan pembinaan gudang, dan perdagangan antar pulau.

Kedua, penatalaksanaan dengan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan pelaku usaha. Untuk Rakorda di daerah-daerah akan dilakukan di 34 provinsi sejak H-45 puasa.

Langkah ketiga merupakan pemantauan dan pengawasan oleh Eselon I Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangan di seluruh wilayah Indonesia untuk memastikan ketersediaan pasokan, stabilisasi harga, serta termasuk menjamin pendistribusian bapok.

Terakhir, pemerintah juga melakukan Upaya Khusus dengan penetrasi pasar ke pasar rakyat dan pasar swalayan.

Dalam rakor juga dijelaskan, untuk pasokan beras di Bulog Riau saat ini berjumlah 1.000 ton dan sudah didistribusikan kepada distributor di tingkat kabupaten ataupun pedagang langsung.

Stok tersebut dapat memenuhi kebutuhan puasa dan lebarang hingga tiga bulan mendatang. Harga-harga komoditas juga terpantau sesuai HET saat pemantauan di swalayan-swalayan yang terkoneksi dengan dustribution centre.

Kompas TV Tim gabungan dari Polisi dan Badan Urusan Logistik melakukan sidak ke sejumlah pasar di Jakarta.


Komentar
Close Ads X