Ini Penjelasan Bos Mandiri soal Pelemahan Rupiah yang Sampai Rp 13.900 per Dollar AS

Kompas.com - 25/04/2018, 07:15 WIB
Ilustrasi Rupiah Melemah TOTO SIHONOIlustrasi Rupiah Melemah

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurs rupiah berada di level Rp 13.900 per dollar AS. Hal ini berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Selasa (24/4/2018).

Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri bilang pelemahan rupiah ini disebabkan karena dua faktor. Pertama adalah karena banyaknya pembayaran dividen pada Maret April 2018.

"Kedua adalah karena keluarnya investor dari bursa saham atau sell off," kata Tiko sapaan akrabnya, dalam paparan kinerja, Selasa (24/4).

Untuk mengatasi risiko valas ini bank meminta debitur terutama terkait valas untuk melakukan hedging atau meminimalisasi paparan risiko valas.

Menurut Tiko, jika pelemahan rupiah ini dibiarkan berlarut-larut maka akan berimbas ke keluarnya investor asing dari obligasi Indonesia. Hal ini nanti akan memberikan efek negatif di pasar.

Terkait pelemahan rupiah ini Bank Mandiri menyarankan Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan suku bunga acuannya pada satu dua bulan mendatang. Hal ini untuk meminimalisasi gap antara suku bunga BI dan The Fed yang terus naik.

Menurut Tiko, dengan kenaikan suku bunga acuan ini, tidak serta merta bisa menaikkan suku bunga kredit. Hal ini karena biaya dana dan bunga deposito bank sudah mengalami kenaikan sebelumnya.

Berdasarkan catatan Bank Mandiri, tidak ada korelasi antara suku bunga rata-rata deposito di pasar dengan suku bunga acuan. Hal ini bisa dilihat dari pergerakan LPS rate yang tidak terkait terkait dengan suku bunga deposito average di pasar.

Sehingga dengan naiknya suku bunga acuan BI ini pasar tidak perlu khawatir suku bunga dana dan kredit akan naik terlalu cepat.

Diperkirakan efeknya nanti ke suku bunga kredit setelah pada kuartal 4 2018. Bank Mandiri memperkirakan pada jangka menengah rupiah bisa sedikit menguat pada level Rp 13.700 sampai Rp 13.900 per dollar AS. (Galvan Yudistira)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Penjelasan bos Bank Mandiri soal rupiah yang loyo sampai Rp 13.900 per dollar AS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Spend Smart
Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Spend Smart
Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Whats New
Mau Jadi Negara Maju, Porsi Pasar Keuangan RI Harus 400 Persen dari PDB

Mau Jadi Negara Maju, Porsi Pasar Keuangan RI Harus 400 Persen dari PDB

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.