Bisnis Kuliner, Mode, dan Travel Paling Banyak Beriklan di Instagram Stories

Kompas.com - 25/04/2018, 14:10 WIB
Ilustrasi Instagram IstIlustrasi Instagram

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada beberapa jenis bisnis di Indonesia yang telah memanfaatkan Instagram Stories untuk menjadi medium pemasaran produknya. Produk kuliner, wisata, dan fesyen mendominasi penggunaan Instagram Stories untuk bisnis.

Product Marketing Manager Instagram Asia Pasifik Paul Webster menjelaskan bahwa saat ini ketiga model bisnis tersebut sudah banyak beriklan melalui Instagram Stories.

Namun demikian, Webster tak bisa menyortir dan memberikan peringkat pada bisnis mana yang paling banyak beriklan di Instagram Stories.

"Kalau dilihat dari apa yang ada di Indonesia, paling umum menggunakan Instagram Stories adalah bisnis kecil macam kuliner, fesyen, dan wisata. Sementara untuk bisnis yang besar itu seperti ponsel, mobil, dan produk minuman," jelas Webster di Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Baca juga : Empat Kiat Berbisnis Lewat Instagram Stories

Adapun jenis bisnis dari industri seperti minyak dan gas serta industri manufaktur lainnya masih belum banyak yang menggunakan Instagram Stories.

Penyebabnya adalah pasar atau target konsumen yang ada di Instagram dan khususnya Instagram Stories tidak sesuai dengan industri tersebut.

"Instagram dan Instagram Stories ini dekat dengan anak muda, rentang usianya 15-35 tahun. Jadi kalau sebuah brand ingin dapat perhatian maka harus memiliki konten yang sesuai dengan umur tersebut," imbuh Webster.

Berikutnya, peluang berbisnis dengan memanfaatkan Instagram Stories juga didukung dengan hasil riset yang menunjukkan 52 persen pengguna Instagram mengaku lebih tertarik terhadap sebuah merek atau bisnis setelah melihat sebuah konten di Instagram Stories.

Hasil survei tersebut dinilai Paul menjadi peluang besar bagi para pebisnis di Indonesia, terutama mereka yang bergerak pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan belum memiliki situs atau website untuk memasarkan produknya.

Selain itu, keberadaan 25 juta akun bisnis di Instagram yang dua juta di antaranya rutin beriklan setiap bulan membuat Instagram Stories menjadi salah satu medium beriklan yang cukup efektif.

Pemasaran produk yang dikemas melalui Instagram Stories juga kemudian dianggap lebih dekat dengan pengguna sehingga lebih mudah diterima dan dipelajari oleh para pengguna tersebut.

"Iklan di Instagram Stories juga memungkinkan interaksi dengan pengguna. Ada sponsored label yang clickable, kemudian ada native controls yang membuat pengguna bisa tap back, forward, pause. Kemudian ada swipe up ke link atau website agar bisa langsung melihat produk yang diiklankan," tandas Webster.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X