Bicarakan Perdagangan, Trump Panggil CEO Apple ke Gedung Putih

Kompas.com - 26/04/2018, 08:54 WIB
Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump (paling kiri) berbicara sambil disaksikan oleh pendiri PayPal Peter Thiel (kedua dari kiri), CEO Oracle Safta Catz (paling kanan), dan CEO Apple Tim Cook dalam pertemuan dengan para petinggi perusahaan teknologi yang digelar di Trump Tower, New York, Rabu (14/12/2016) minggu lalu. Shannon Stapleton/ReutersPresiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump (paling kiri) berbicara sambil disaksikan oleh pendiri PayPal Peter Thiel (kedua dari kiri), CEO Oracle Safta Catz (paling kanan), dan CEO Apple Tim Cook dalam pertemuan dengan para petinggi perusahaan teknologi yang digelar di Trump Tower, New York, Rabu (14/12/2016) minggu lalu.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump memanggil CEO Apple Inc Tim Cook ke Gedung Putih, Rabu (25/4/2018) waktu setempat. Pemanggilan Cook tersebut terkait dengan isu perdagangan.

Selain itu, pemanggilan juga terkait persiapan AS untuk berupaya menghindari perang dagang dengan China, pusat manufaktur bagi Apple.

Dikutip dari Reuters, Kamis (26/4/2018), Cook melakukan pembicaraan tertutup dengan Trump di Ruangan Oval. Ia juga berbicara dengan penasihat ekonomi Trump Larry Kudlow dan Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer.

Trump pun tengah mempersiapkan pengiriman delegasi ke China untuk menghindari perang dagang. Bila perang dagang terjadi, maka Apple dan sejumlah perusahaan perangkat keras lainnya yang memproduksi barangnya di China akan terpukul.

Baca juga : Isu Perang Dagang, Menkeu AS Pertimbangkan ke China

Sebelumnya, Trump telah menebar ancaman pengenaan tarif sebesar 100 miliar dollar AS untuk impor produk dari China, yang bisa terdampak pada ponsel, komputer, dan barang-barang konsumen lainnya. Adapun China membalas dengan mengenakan tarif impor sebesar 50 miliar dollar AS.

Pejabat Gedung Putih menyatakan pertemuan antara Cook dan Trump berjalan dengan baik. Namun, baik pihak Gedung Putih maupun Apple tidak memberikan rincian mengenai pertemuan itu.

Sebelumnya, Trump dalam akun Twitter pribadinya mengungkapkan bahwa ia sangat menantikan pertemuan dengan Cook.

"Kami akan membicarakan banyak hal, termasuk bagaimana AS telah diancam secara tidak adil selama bertahun-tahun, oleh banyak negara, terkait perdagangan," tulis Trump.

Baca juga : BPS: Ada Perang Dagang antara AS dan China, Ekspor RI Masih Aman

Cook sendiri merupakan salah satu CEO favorit Trump dan bahkan kerap disebut dalam pidatonya. Hal ini mengejutkan, sebab hubungan antara keduanya sempat kurang baik.

Selama masa kampanye, Trump mendorong para pendukungnya untuk memboikot Apple. Trump juga mengkritik perusahaan tersebut karena membuat produknya di China.

Apple mencatat kapitaliasi pasar sebesar 835 miliar dollar AS dan memiliki 123.000 karyawan. Dari angka tersebut 84.000 orang di antaranya berada di AS.

Pada Januari 2018 lalu, Apple menyatakan berencana menganggarkan belanja modal sebesar 30 miliar dollar AS di AS dalam 5 tahun ke depan. 10 miliar dollar AS di antaranya untum membangun pusat data.

Kompas TV Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat hampir menyentuh 14 ribu rupiah per dollar.



Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Spend Smart
Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Whats New
5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Earn Smart
Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X