Dirut PLN Akui Bicara soal Saham dengan Menteri BUMN, tetapi Bukan Bagi-bagi Saham

Kompas.com - 29/04/2018, 20:55 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno (kiri) bersama Dirut PLN Sofyan Basir (kanan) usai secara simbolis melepas 19 bus mudik gratis bersama BUMN Mudik Guyub Rukun 1438 Hijriyah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (19/6/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno (kiri) bersama Dirut PLN Sofyan Basir (kanan) usai secara simbolis melepas 19 bus mudik gratis bersama BUMN Mudik Guyub Rukun 1438 Hijriyah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (19/6/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Sofyan Basyir mengakui bahwa perbincangannya dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno mengenai saham.

Menurut Sofyan, PLN ingin memiliki saham perusahaan-perusahaan lain. Dia menegaskan tidak ada perbincangan soal bagi-bagi saham.

"PLN berkeinginan untuk ikut saham di perusahaan-perusahaan itu," kata Sofyan seperti dikutip dari KOMPAS TV, Minggu (29/4/2018).

Sofyan menjelaskan, perbincangan terkait kepemilikan saham itu dalam konteks agar PLN bisa bekerja dengan efisiensi.

"Saya pikir hal itu sangat lumrah dan tujuan utamanya bagaimana nanti PLN bisa bekerja lebih efisien," ujar dia.

Baca juga : Beredar Rekaman Menteri Rini dan Dirut PLN soal Bagi-bagi Saham, Ini Tanggapan Kementerian BUMN

Sofyan mengatakan, Menteri Rini mendukung program efisiensi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalimat pertama Bu Rini, 'pokoknya apapun Pak Sofyan lakukan untuk kepentingan bagaimana tarif bisa lebih baik dan lebih efisien'," ujar Sofyan.

Sebelumnya diberitakan, beredar rekaman perbincangan Menteri BUMN Rini Soemarno dengan Dirut PLN Sofyan Basyir.

Dalam rekaman yang beredar sejak Jumat (27/4/2018) itu, Rini dan Sofyan berbicara mengenai "bagi-bagi saham" yang menurut Sofyan, masih terlalu kecil. Padahal, PLN, katakanlah cukup berjasa pada bisnisnya.

Sofyan sempat menyebut nama Ari. Namun, tidak terungkap siapa Ari tersebut. Tak jelas pula untuk apa PLN memperebutkan saham perusahaan yang sudah difasilitasi tersebut.

Baca juga : Menteri Rini Akan Tuntut Penyebar Rekaman Percakapan dengan Dirut PLN

Percakapan tersebut diunggah dalam dua video. Namun, dalam video kedua, ada kalimat Sofyan yang hilang.

Menteri Rini sebelumnya juga sudah menjelaskan prihal isi perbincangan dengan Sofyan. Dia berencana menuntut penyebar rekaman perbincangan tersebut.

Baca juga : Menteri Rini Akan Tuntut Penyebar Rekaman Percakapan dengan Dirut PLN

Kompas TV Sofyan Basir menyampaikan konteks pembicaraan dengan Menteri Bumn yang viral di media sosial.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber KompasTV
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.