Kemenhub Siapkan Mudik Gratis via Laut untuk 33.000 Orang

Kompas.com - 01/05/2018, 20:05 WIB
Peserta mudik gratis kapal laut Provinsi Jawa Timur naik ke kapal yang akan membawa mereka ke Pulau Masalembo di pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (18/6/2017). KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTAPeserta mudik gratis kapal laut Provinsi Jawa Timur naik ke kapal yang akan membawa mereka ke Pulau Masalembo di pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (18/6/2017).


JAKARTA, KOMPAS.com—
Kementerian Perhubungan menyediakan fasilitas mudik gratis lewat laut untuk arus mudik dan balik 2018. Ini merupakan bagian dari strategi pengenalan transportasi laut, termasuk untuk mudik.

"Kami rintis mudik gratis dengan mengalokasikan (tiket atau kursi) untuk 33.000 orang dan 16.000 sepeda motor," jelas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (1/5/2018).

Menurut Budi, transportasi menggunakan kapal laut tak sepopuler pilihan menggunakan alat transportasi darat dan udara, terutama bagi masyarakat yang ada di Pulau Jawa.

"Tahun ini kami memang mengedukasi untuk (penggunaan transportasi laut) itu, karena kapasitas laut ini banyak sekali," ujar Budi.

Baca juga: Ada 2.050 Tiket Mudik Gratis Jakarta-Surabaya dari Pelni, Ini Cara Daftarnya

Namun, lanjut Budi, kapal sebenarnya sudah menjadi pilihan favorit bagi orang Jawa yang tinggal di Kalimantan untuk keperluan mudik. Harga yang relatif lebih terjangkau menjadi alasannya.

"Jadi mereka yang berada di Kalimantan bagian selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat itu menggunakan kapal untuk mudik dan program mudik gratis nanti itu akan sampai Semarang, kami antar (dari pelabuhan) sampai ke terminal," imbuh Budi Karya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejumlah kapal milik Kemenhub pun telah disiagakan untuk program mudik gratis. Jumlahnya dijanjikan akan bertambah menyesuaikan animo masyarakat menggunakan tawaran fasilitas tersebut.

"Untuk saat ini okupansi masyarakat yang ikut mudik gratis via laut sudah 36 persen atau sekitar 12.000 orang. Untuk motor juga sekitar 12.000 unit. Ini sudah lumayan banyak dan kita akan terus gencarkan sosialisasi dalam waktu 40 hari ke depan," ungkap Budi.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Mulyani: Wanita sampai UMKM Rentan Terjebak Pinjol Ilegal

Sri Mulyani: Wanita sampai UMKM Rentan Terjebak Pinjol Ilegal

Whats New
Airlangga Sebut Industri Kelapa Sawit Bisa Pertahankan 16,2 Juta Tenaga Kerja Selama Pandemi

Airlangga Sebut Industri Kelapa Sawit Bisa Pertahankan 16,2 Juta Tenaga Kerja Selama Pandemi

Whats New
Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Lintah Darat Berteknologi Digital

Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Lintah Darat Berteknologi Digital

Whats New
Aplikasi IPOT Error Akibat Gedung Cyber Kebakaran, Dana Nasabah Dipastikan Aman

Aplikasi IPOT Error Akibat Gedung Cyber Kebakaran, Dana Nasabah Dipastikan Aman

Whats New
Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal

Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal

Whats New
Kemenkop UKM Pastikan BPUM Digunakan Untuk Sektor Produktif

Kemenkop UKM Pastikan BPUM Digunakan Untuk Sektor Produktif

Rilis
Pameran Bisnis Waralaba dan Lisensi IFRA Hybrid Diperpanjang hingga 12 Desember 2021

Pameran Bisnis Waralaba dan Lisensi IFRA Hybrid Diperpanjang hingga 12 Desember 2021

Whats New
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Lewat Aplikasi hingga Browser

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Lewat Aplikasi hingga Browser

Whats New
 IHSG Ditutup Menguat Sore Ini, Rupiah Masih Melemah

IHSG Ditutup Menguat Sore Ini, Rupiah Masih Melemah

Whats New
Asuransi, Investasi, dan Dana Darurat, Mana yang Harus Diprioritaskan Lebih Dulu?

Asuransi, Investasi, dan Dana Darurat, Mana yang Harus Diprioritaskan Lebih Dulu?

Spend Smart
Rincian UMK Kota Bandung 2022 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Rincian UMK Kota Bandung 2022 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Whats New
Instrumen Pasar Modal: Pengertian, Jenis, dan Lembaga Penunjangnya

Instrumen Pasar Modal: Pengertian, Jenis, dan Lembaga Penunjangnya

Earn Smart
Cuma 5 Menit, Cara Mengisi Token Listrik di PLN Mobile

Cuma 5 Menit, Cara Mengisi Token Listrik di PLN Mobile

Spend Smart
Hitung-hitungan PLN, Konversi LPG ke Kompor Induksi Bisa Bikin Negara Hemat Rp 27,3 Triliun

Hitung-hitungan PLN, Konversi LPG ke Kompor Induksi Bisa Bikin Negara Hemat Rp 27,3 Triliun

Whats New
Perseteruan Petinggi MPR Vs Sri Mulyani, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Perseteruan Petinggi MPR Vs Sri Mulyani, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.