Kewajiban Registrasi Kartu SIM Prabayar Berdampak Pada Pembelian Kartu Perdana?

Kompas.com - 02/05/2018, 10:50 WIB
Ilustrasi konter pulsa KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAIlustrasi konter pulsa

"Bulan lalu masih lumayan (banyak)," kata Hendar.

Ada kemudahan bagi pengguna yang gemar ganti kartu SIM baru. Mereka bisa menggunakan layanan "unreg" untuk membatalkan registrasi kartu yang didaftarkan sebelumnya.

Syinta (25), warga Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur mengaku setiap bulan membeli kartu perdana untuk bermain game. Ia memanfaatkan harga kartu perdana yang cenderung murah dengan kuota besar. Jika dibandingkan dengan membeli paket internet perbulan, membeli kartu baru dianggap lebih hemat.

Syinta mengaku kewajiban mendaftarkan kartu SIM tak lantas membuatnya mengubah kebiasaan itu.

"Enggak ngaruh. Bakal tetap beli kartu perdana buat main game," kata Syinta.

Ia mengatakan, umumnya gamers lain melakukan hal serupa, memanfaatkan bonus kuota dari kartu perdana. Soal maksimal kartu SIM yang diregistrasi, Syinta bisa mengakalinya dengan menganulir registrasi kartu.

"Kalau soal maksimal tiga kartu, tinggal perdana yang bekas dipakai itu di-unreg," kata Syinta.

Berbeda dengan Syinta, Welly Hidayat (28) memilih setia dengan kartu SIM-nya saat ini. Dulu ia memang selalu membeli kartu perdana setiap bulan untuk memanfaatkan kuota yang besar. Namun, sejak pemerintah mengharuskan pengguna meregistrasi kartunya, ia memilih tak lagi membeli kartu baru.

"Kalau beli kartu baru sekarang harus registrasi. Jadi enggak beli kartu lagi karena malas registrasinya," kata Welly.

"Sekarang kalau mau isi kuota pakai nomor yang sering dipakai aja," lanjut dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X