Pinjaman dari China Mulai Cair, Menteri BUMN Tinjau Proyek Kereta Cepat

Kompas.com - 02/05/2018, 11:20 WIB
Lokasi proyek pengerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (21/3/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERALokasi proyek pengerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (21/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan peninjauan ke lokasi proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Proyek ini dibangun oleh PT Kereta Cepat Indonesia China yang merupakan perusahaan konsorsium BUMN Indonesia dan konsorsium perusahaan China.

Baca: Pinjaman dari China Cair, Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dikebut

Mengutip Kontan.co.id, Rabu (02/05/2018), Menteri BUMN Rini Soemarno tiba di lokasi pada pukul 8.22 WIB dan langsung disambut oleh Delegasi China Railway corporation (CRC) di antaranya President of CRC Lu Dongfu dan delegasi Kedutaan Besar China untuk Indonesia.

Kunjungan delegasi China ini juga untuk meninjau secara langsung proyek KCJB guna mencari langkah-langkah untuk mendukung percepatan proyek yang menjadi salah satu dari Proyek Strategis Nasional di Indonesia.

"Baik pemerintah Indonesia, maupun pemerintah China senantiasa memastikan dan menjaga kualitas pekerjaan konstruksi kereta cepat ini," kata Rini di Halim, Jakarta, Rabu (02/05).

Proyek tersebut sudah dijalankan sejak Januari 2016. Kereta cepat Jakarta-Bandung memiliki panjang total alient 142,3 kilometer. Kereta cepat ini akan melalui sembilan kabupaten atau kota dan memiliki empat stasiun yakni stasiun Halim, Karawang, Walini, dan Bandung.

Perkembangan pengerjaan tunnel 1 yang ditinjau ini telah menyelesaikan pemadatan 2.700 meter persegi konstruksi jalan beton, menyelesaikan pembangunan jalan akses serta telah menyelesaikan pembangunan bengkel rebar.

Inlet Tunnel 1 sepanjang 1.830 meter ini merupakan salah satu titik kritis dari total 16.375 m tunnel yang akan dikerjakan selama 26 bulan.

Di samping itu, pembebasan lahan proyek KCJB saat ini telah mencapai 64,2 persen dan akan segera dituntaskan seiring dengan percepatan pembangunan KCJB.

Kemudian dari 22 titik kritis yang ada pada pembangunan proyek KCJB, 14 titik di antaranya telah dilakukan site handover. Sedangkan sisa 8 titik akan dilakukan handover pada 3 dan 8 Mei 2018 mendatang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X