Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bayar Rp 12 Juta Bisa Terbang Sepuasnya Pakai Sriwijaya Air

Kompas.com - 02/05/2018, 22:14 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com
Sriwijaya Air Group meluncurkan program baru bernama Sriwijaya Air Travel Pass. Dengan program ini, masyarakat bisa menikmati layanan penerbangan domestik Sriwijaya Air sepuasnya selama tahun, cukup dengan membayar Rp 12 juta.

"Dengan membayar Rp 12 juta dia (pelanggan) menjadi member. Dia bisa terbang kemana saja dan kapan saja, sehari lima kali (terbang) pun boleh. Tidak ada black out day, jadi kapan pun, kemana pun rute domestik, bebas dilakukan pemegang kartu," ujar Direktur Komersial Sriwijaya Air Grup Toto Nursatyo di Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Toto menambahkan, pendaftaran keanggotaan Sriwijaya Travel Pass dapat dilakukan melalui website dan gerai perusahaannya. Dia mengingatkan, program ini sangat terbatas.

Baca juga: Sriwijaya Air Gelar Travel Fair, Surabaya-Labuan Bajo Rp 200.000

Menurut Toto, program ini merupakan inovasi perusahaannya. Latar belakangnya, rata-rata kursi penerbangan Sriwijaya Air terisi 85 persen saja per tahun.

"(Tingkat keterisian kursi penerbangan) 85 persen itu sekitar 12,5 juta (penumpang). Sisanya ada 15 persen seat kosong tiap tahun. Nah kita berpikir (seat kosong) ini mau diapain, karena saat pesawat terbang cost-nya sama, tapi ada seat kosong," ungkap Toto.

Meski demikian, Toto membantah peluncuran program ini berarti ada masalah keuangan di perusahaanya. "Perlu kita luruskan, sampai hari ini Sriwijaya Group sehat secara finansial dan operasional," tegas dia.

Namun, imbuh Toto, biaya keanggotaan Rp 12 juta tersebut tidak membebaskan penumpang dari semua biaya administrasi.

"Setiap terbang penumpang cukup membayar airport tax, asuransi, PPN, biaya administrasi. Misalnya mau ke Denpasar dari (Bandara) Soetta, sekali flight (ada total biaya administrasi) Rp 164.600, kalau ke Yogyakarta Rp 157.000, ke Jayapura Rp 288.000," papar Toto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Beli Minyakita Pakai KTP Itu Terlalu Ribet'

"Beli Minyakita Pakai KTP Itu Terlalu Ribet"

Whats New
Minyakita Langka, Dewan Minyak Sawit Duga Produsen Sengaja Tidak Produksi

Minyakita Langka, Dewan Minyak Sawit Duga Produsen Sengaja Tidak Produksi

Whats New
Kemenhub: Keberadaan Pilot dan Penumpang Susi Air di Nduga Belum Diketahui Pasti

Kemenhub: Keberadaan Pilot dan Penumpang Susi Air di Nduga Belum Diketahui Pasti

Whats New
Segera Daftar, PT Pegadaian Masih Buka Lowongan Kerja

Segera Daftar, PT Pegadaian Masih Buka Lowongan Kerja

Work Smart
IHSG Diproyeksi Tertekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diproyeksi Tertekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Investor Asing Kembali Catat 'Net Buy', Ini Saham-saham yang Paling Diminati

Investor Asing Kembali Catat "Net Buy", Ini Saham-saham yang Paling Diminati

Earn Smart
Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Lapangan Terbang Paro di Nduga Ditutup Sementara

Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Lapangan Terbang Paro di Nduga Ditutup Sementara

Whats New
Gaji UMK atau UMR Lamongan 2023 Terbaru

Gaji UMK atau UMR Lamongan 2023 Terbaru

Work Smart
Saldo Kurang Saat Bayar Tol MLFF, Pengendara Diberikan Waktu 2 Jam untuk 'Top Up'

Saldo Kurang Saat Bayar Tol MLFF, Pengendara Diberikan Waktu 2 Jam untuk "Top Up"

Whats New
Info Gaji UMK atau UMR Banyuwangi Tahun 2023 Terbaru

Info Gaji UMK atau UMR Banyuwangi Tahun 2023 Terbaru

Work Smart
Bandingkan Defisit APBN RI dengan Negara Maju, Kemenkeu: Cukup Baik

Bandingkan Defisit APBN RI dengan Negara Maju, Kemenkeu: Cukup Baik

Whats New
Mendag Bikin Aturan: Beli MinyaKita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP

Mendag Bikin Aturan: Beli MinyaKita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP

Whats New
Pembangunan Dilanjutkan, LRT Jakarta Akan Terhubung ke Manggarai, MRT Bakal sampai Bekasi

Pembangunan Dilanjutkan, LRT Jakarta Akan Terhubung ke Manggarai, MRT Bakal sampai Bekasi

Whats New
Menhub: LRT Velodrome-Manggarai Ditargetkan Rampung di September 2024

Menhub: LRT Velodrome-Manggarai Ditargetkan Rampung di September 2024

Whats New
3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

Rilis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+