Kereta "Sleeper" Buatan PT Inka Sudah Akan Bisa Dipakai Mudik 2018

Kompas.com - 03/05/2018, 20:01 WIB
Ilustrasi kereta api KOMPAS / AGUS SUSANTOIlustrasi kereta api


MADIUN, KOMPAS.com
—Kereta api sleeper buatan PT Industri Kereta Api (Inka) sudah akan bisa ditumpangi pada musim mudik 2018.

"Keretanya sementara sudah (diprpduksi). Lebaran sudah jadi empat kereta (grebong) sleeper seat," kata Direktur Utama PT Inka, Budi Noviantoro, Kamis (3/5/2018).

Kereta api sleeper ini bukan kereta api biasa. Setiap gerbongnya hanya akan berisi 18 kursi laiknya kursi pesawat kelas bisnis. Kursinya saja bisa dimiringkan hingga 170 derajat.

Budi mendeskripsikan bentuk kursi di kereta sleeper seat yang dipesan PT Kereta Api Indonesia (KAI) tersebut menyerupai kursi pesawat kelas bisnis. Setiap penumpang kereta bisa merebahkan sandaran layaknya tempat tidur.

Baca juga: KA Sleeper Mirip First Class di Pesawat Siap Beroperasi Lebaran

Menurut Budi, 10 unit dari 438 kereta api yang dipesan PT KAI ke perusahaannya memiliki desain khusus. Rinciannya, empat kereta api adalah untuk kereta api sleeper dan enam yang lain berisi 28 kursi.

"Kalau yang empat itu penumpangnya mau sendirian. Kalau enam itu tiga sheet satu jajar. Untuk enam kereta dengan model tiga seat berjajar selesainya setelah lebaran," ungkap Budi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.