Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usai Akuisisi Uber, Grab Perluas Layanan GrabFood ke 125 Kota

Kompas.com - 07/05/2018, 20:50 WIB
Ridwan Aji Pitoko,
Palupi Annisa Auliani

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com
—Setelah mengakuisisi Uber, Grab Indonesia berencana memperluas ekspansi bisnisnya terutama pada sektor pengantaran makanan atau GrabFood.

"Dengan akuisisi Uber ini kita sudah jelas masuk ke area baru food delivery sehingga ke depannya pelanggan akan banyak melihat pengembangan ke sektor tersebut," kata Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, Senin (7/5/2018).

Ditemui di Plaza Mandiri Jakarta di sela penandatanganan kerja sama dengan Bank Mandiri, Ridzki mengatakan, posisi Grab saat ini telah menjadi aplikasi penyedia transportasi terbesar tak hanya di Indonesia melainkan di Asia Tenggara.

Baca juga: Bank Mandiri dan Grab Kerja Sama Modali UMKM Kuliner

Adapun GrabFood merupakan salah satu layanan Grab yang bergerak pada sektor pengantaran makanan. Saat ini GrabFood baru ada di 28 kota dari 125 kota tempat beroperasinya Grab.

"Kami berencana meluncurkan GrabFood di semua kota tempat beroperasinya Grab saat ini. Kami melakukan ekspansi bukan hanya dari segi jumlah kotanya, melainkan juga mengembangkan jumlah merchant di masing-masing kota tersebut," ungkap Ridzki.

Wilayah yang sudah mendapat layanan GrabFood, sebut Ridzki adalah Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Bali, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Malang, Solo, Manado, Batam, dan Bandar Lampung.

Layanan antar-makanan berbasis aplikasi online tersebut sudah pula melayani Cirebon, Samarinda, Pekanbaru, Balikpapan, Padang, Pontianak, Banjarmasing, Jambi, Cimahi, dan Sukabumi.

Selain itu, upaya Grab memperlebar sayap GrabFood adalah dengan mengajak kerja sama bank untuk membantu pembiayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) kuliner yang menjadi mitra GrabFood. Grab menggandeng Bank Mandiri untuk langkah ini.

Baca juga: Pemerintah Tunggu Grab dan Go-Jek Daftar Jadi Perusahaan Transportasi

Sebanyak 800 UMKM kuliner mitra GrabFood menjadi target awal yang akan mendapatkan pinjaman dari Bank Mandiri dengan plafon maksimal Rp 200 juta per mitra dan bunga 7 persen per tahun.

"Skema ini akan sangat menguntungkan dan mendukung UMKM mitra GrabFood dalam mengembangkan usaha mereka," papar Pejabat Eksekutif Retail Banking Mandiri Donsuwan Simanjuntak terkait kerja sama tersebut.

Bank Mandiri akan memberikan pinjaman dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para mitra GrabFood. Penerima pinjaman dalam skema ini dipersyaratkan mendapat rekomendasi dari Grab Indonesia.

Hanya mitra dengan riwayat transaksi aktif yang bakal direkomendasikan Grab untuk mendapatkan pinjaman dari Bank Mandiri. Bagi Bank Mandiri, kerja sama ini pun diharapkan ikut menekan angka kredit macet atau non-performing loan (NPL).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bulog Baru Serap 633.000 Ton Gabah dari Petani, Dirut: Periode Panennya Pendek

Bulog Baru Serap 633.000 Ton Gabah dari Petani, Dirut: Periode Panennya Pendek

Whats New
Dari Perayaan HUT hingga Bagi-bagi THR, Intip Kemeriahan Agenda PUBG Mobile Sepanjang Ramadhan

Dari Perayaan HUT hingga Bagi-bagi THR, Intip Kemeriahan Agenda PUBG Mobile Sepanjang Ramadhan

Rilis
INACA: Iuran Pariwisata Tambah Beban Penumpang dan Maskapai

INACA: Iuran Pariwisata Tambah Beban Penumpang dan Maskapai

Whats New
Bank DKI Sumbang Dividen Rp 326,44 Miliar ke Pemprov DKI Jakarta

Bank DKI Sumbang Dividen Rp 326,44 Miliar ke Pemprov DKI Jakarta

Whats New
OASA Bangun Pabrik Biomasa di Blora

OASA Bangun Pabrik Biomasa di Blora

Rilis
Pengumpulan Data Tersendat, BTN Belum Ambil Keputusan Akuisisi Bank Muamalat

Pengumpulan Data Tersendat, BTN Belum Ambil Keputusan Akuisisi Bank Muamalat

Whats New
Cara Hapus Daftar Transfer di Aplikasi myBCA

Cara Hapus Daftar Transfer di Aplikasi myBCA

Work Smart
INA Digital Bakal Diluncurkan, Urus KTP hingga Bayar BPJS Jadi Lebih Mudah

INA Digital Bakal Diluncurkan, Urus KTP hingga Bayar BPJS Jadi Lebih Mudah

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Naik, Anak Buah Sri Mulyani: Memang Kondisi Global Harus Diantisipasi

Suku Bunga Acuan BI Naik, Anak Buah Sri Mulyani: Memang Kondisi Global Harus Diantisipasi

Whats New
Ekonom: Kenaikan BI Rate Bakal 'Jangkar' Inflasi di Tengah Pelemahan Rupiah

Ekonom: Kenaikan BI Rate Bakal "Jangkar" Inflasi di Tengah Pelemahan Rupiah

Whats New
Menpan-RB: ASN yang Pindah ke IKN Bakal Diseleksi Ketat

Menpan-RB: ASN yang Pindah ke IKN Bakal Diseleksi Ketat

Whats New
Lebaran 2024, KAI Sebut 'Suite Class Compartment' dan 'Luxury'  Laris Manis

Lebaran 2024, KAI Sebut "Suite Class Compartment" dan "Luxury" Laris Manis

Whats New
Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Whats New
Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Whats New
Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com