Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejumlah Harga Komoditas Turun, Menteri Pertanian Puji Budi Waseso

Kompas.com - 09/05/2018, 11:43 WIB
Ambaranie Nadia Kemala Movanita ,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengapresiasi capaian Direktur Utama Perum Bulog Komjen (Purn) Budi Waseso yang baru menjabat.

Belum sebulan mengelola Bulog, kata Amran, harga di beberapa komoditas cenderung turun.

"Baru beliau jadi, harga dilaporkan turun ya. Apa artinya? Begitu kami lihat harga turun, serapan naik," ujar Amran di sela Rapat Koordinasi Serapan Gabah Petani (Sergap) di Perum Bulog, Jakarta, Rabu (9/5/2018)

Amran mengatakan, Bulog bertanggungjawab menjaga cadangan pangan dan serapan gabah sekaligus sebagai katalisator. Ia meyakini Buwas bisa memaksimalkan penyerapan gabah dari petani dan harga beras di pasar cenderung turun.

"Pak Dirut semangatnya luar biasa. Saya yakin keadaan lebih baik dalam dua tahun, bahkan dalam waktu dekat," kata Amran.

mentan mengklaim pertumbuhan komoditas pangan di Indonesia semakin baik. Sebelumnya Indonesia selalu mengimpor jagung yang dilakukan pihak ketiga dari swasta.

Kementan kemudian mendorong Bulog untuk masuk dalam sektor tersebut. Sekarang, kata dia, Indonesia bisa memproduksi banyak jagung. Bahkan, diekspor ke negara lain.

"Jagung sekarang sudah ratusan ribu (ton) diekspor. Yang penting kita bisa buktikan ke dunia Indonesia bisa produksi tanpa impor," kata Amran.

Untuk komoditas daging, kata Amran, ia memberikan sepenuhnya pada Bulog untuk menjadi stabilisator. Meski sejumlah komoditas tersebut turun harga, namun harga beras masih cenderung stagnan. Padahal, stoknya melimpah dan suplai Pasar Induk Cipinang pun besar.

"Setelah semua terpenuhi, harga tidak turun signifikan, artinya ada yang perlu kita perbaiki," kata Amran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan di ATM BRI, BNI, BCA, dan Mandiri

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan di ATM BRI, BNI, BCA, dan Mandiri

Spend Smart
Cara Bayar Tagihan IndiHome lewat DANA, GoPay, OVO, dan LinkAja

Cara Bayar Tagihan IndiHome lewat DANA, GoPay, OVO, dan LinkAja

Spend Smart
Simak Perbedaan ATM Link dan ATM Bersama

Simak Perbedaan ATM Link dan ATM Bersama

Whats New
PTPN III Resmi Bentuk 2 Sub Holding, Gabungan dari 13 Perusahaan

PTPN III Resmi Bentuk 2 Sub Holding, Gabungan dari 13 Perusahaan

Whats New
Apa yang Terjadi Kalau Masyarakat Tak Lakukan Pemadanan NIK dan NPWP?

Apa yang Terjadi Kalau Masyarakat Tak Lakukan Pemadanan NIK dan NPWP?

Whats New
Di Tengah Perlambatan, Pekerja Digital Perlu Tingkatkan Ketrampilan

Di Tengah Perlambatan, Pekerja Digital Perlu Tingkatkan Ketrampilan

Work Smart
BRI Buka Lowongan Kerja hingga 8 Desember 2023, Simak Kualifikasinya

BRI Buka Lowongan Kerja hingga 8 Desember 2023, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Tingkatkan Pembiayaan Hijau, BSI Gandeng 3.300 Pengembang

Tingkatkan Pembiayaan Hijau, BSI Gandeng 3.300 Pengembang

Whats New
Menko Airlangga: Transformasi Digital pada Healthtech Industry jadi Kunci Manfaatkan Momentum Bonus Demografi

Menko Airlangga: Transformasi Digital pada Healthtech Industry jadi Kunci Manfaatkan Momentum Bonus Demografi

Whats New
Menko Airlangga Tegaskan Indonesia Siap Menjadi Produsen Kendaraan Listrik bagi Pasar Global

Menko Airlangga Tegaskan Indonesia Siap Menjadi Produsen Kendaraan Listrik bagi Pasar Global

Whats New
Miliarder Ini Sebut Rumah Mewah Tak Jamin Kebahagiaan

Miliarder Ini Sebut Rumah Mewah Tak Jamin Kebahagiaan

Whats New
Sirkuit Mandalika Dipakai Balap Mobil Porsche Sprint Challenge, Ini Kata InJourney

Sirkuit Mandalika Dipakai Balap Mobil Porsche Sprint Challenge, Ini Kata InJourney

Whats New
Bertemu CEO Bandara Jeddah, Menhub Tawarkan Kerja Sama Bandara Haji-Umrah

Bertemu CEO Bandara Jeddah, Menhub Tawarkan Kerja Sama Bandara Haji-Umrah

Whats New
Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi, Rumus, dan Contohnya

Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi, Rumus, dan Contohnya

Whats New
10 Indikator Pertumbuhan Ekonomi yang Paling Banyak Digunakan

10 Indikator Pertumbuhan Ekonomi yang Paling Banyak Digunakan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com