Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lebaran, PT KAI Daop VI Siapkan 5 Kereta Api Tambahan

Kompas.com - 10/05/2018, 21:04 WIB
Labib Zamani,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) VI Yogyakarta menyediakan lima kereta api tambahan selama masa angkutan Lebaran 2018.

Kelima kereta api tambahan itu yakni, KA Argolawu, KA Argo Dwipangga, KA Taksaka, KA Mataram Premium, dan KA Lodaya.

"Kapasitasnya tidak kurang dari 7.700. Belum lagi ditambah kereta api yang transit di Daop VI, misalnya KA Gajayana, Bima itu lewat Daop VI," kata Manager Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) VI Yogyakarta, Eko Budiyanto di Solo, Jawa Tengah, Kamis (10/5/2018).

Menanggapi cuti Lebaran tahun ini bertambahm Eko menyebutkan, masa angkutan Lebaran PT KAI Daop VI Yogyakarta juga akan ikut ditambah. Posko Lebaran Daop VI Yogyakarta akan mulai dibuka pada 5 Juni hingga 26 Juni 2018.

Baca juga : Begini Penampakan Kereta Sleeper Lebaran Buatan PT Inka

"Selama permintaan masih tinggi KA tambahan tetap dioperasikan," bebernya.

Tiket KA Lebaran masih tersisa sekitar 20 persen untuk semua jurusan. Tiket yang masih tersisa ini sebagian besar untuk mudik ke arah barat atau Jakarta. Seperti tiket KA Senja Utama, KA Argolawu dan KA Taksaka.

Bagi masyarakat yang ingin menambah waktu liburan PT KAI memberikan kelonggaran merubah jadwal kereta api. Dengan catatan tiket tersebut masih tersedia.

"Misal mau pulang tanggal 20 Juni tapi masih ingin liburan dan kembali pada tanggal 26 Juni, ya dilayani. Tapi kalau tanggal 26 itu tiketnya sudah habis ya enggak bisa," ujar dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

?[POPULER MONEY] Kasus Korupsi Timah Seret Harvey Moeis | Pakaian Bekas Impor Marak Lagi

?[POPULER MONEY] Kasus Korupsi Timah Seret Harvey Moeis | Pakaian Bekas Impor Marak Lagi

Whats New
Kemenhub Fasilitasi Pemulangan Jenazah ABK Indonesia yang Tenggelam di Perairan Jepang

Kemenhub Fasilitasi Pemulangan Jenazah ABK Indonesia yang Tenggelam di Perairan Jepang

Whats New
Apa Pengaruh Kebijakan The Fed terhadap Indonesia?

Apa Pengaruh Kebijakan The Fed terhadap Indonesia?

Whats New
Gandeng Telkom Indonesia, LKPP Resmi Rilis E-Katalog Versi 6

Gandeng Telkom Indonesia, LKPP Resmi Rilis E-Katalog Versi 6

Whats New
Ekonomi China Diprediksi Menguat pada Maret 2024, tetapi...

Ekonomi China Diprediksi Menguat pada Maret 2024, tetapi...

Whats New
Berbagi Saat Ramadhan, Mandiri Group Berikan Santunan untuk 57.000 Anak Yatim dan Duafa

Berbagi Saat Ramadhan, Mandiri Group Berikan Santunan untuk 57.000 Anak Yatim dan Duafa

Whats New
Tarif Promo LRT Jabodebek Diperpanjang Sampai Mei, DJKA Ungkap Alasannya

Tarif Promo LRT Jabodebek Diperpanjang Sampai Mei, DJKA Ungkap Alasannya

Whats New
Bisnis Pakaian Bekas Impor Marak Lagi, Mendag Zulhas Mau Selidiki

Bisnis Pakaian Bekas Impor Marak Lagi, Mendag Zulhas Mau Selidiki

Whats New
Cara Reaktivasi Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Cara Reaktivasi Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Work Smart
Kehabisan Tiket Kereta Api? Coba Fitur Ini

Kehabisan Tiket Kereta Api? Coba Fitur Ini

Whats New
Badan Bank Tanah Siapkan Lahan 1.873 Hektar untuk Reforma Agraria

Badan Bank Tanah Siapkan Lahan 1.873 Hektar untuk Reforma Agraria

Whats New
Dukung Pembangunan Nasional, Pelindo Terminal Petikemas Setor Rp 1,51 Triliun kepada Negara

Dukung Pembangunan Nasional, Pelindo Terminal Petikemas Setor Rp 1,51 Triliun kepada Negara

Whats New
Komersialisasi Gas di Indonesia Lebih Menantang Ketimbang Minyak, Ini Penjelasan SKK Migas

Komersialisasi Gas di Indonesia Lebih Menantang Ketimbang Minyak, Ini Penjelasan SKK Migas

Whats New
Mulai Mei 2024, Dana Perkebunan Sawit Rakyat Naik Jadi Rp 60 Juta Per Hektar

Mulai Mei 2024, Dana Perkebunan Sawit Rakyat Naik Jadi Rp 60 Juta Per Hektar

Whats New
KA Argo Bromo Anggrek Pakai Kereta Eksekutif New Generation per 29 Maret

KA Argo Bromo Anggrek Pakai Kereta Eksekutif New Generation per 29 Maret

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com