Pelindo III Setor Dividen Rp 1,8 Triliun ke Pemerintah

Kompas.com - 15/05/2018, 17:15 WIB
Kapal Tol Laut bersandar di Pelabuhan Zamrud Selatan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang dikelola Pelindo III.Dok Pelindo III Kapal Tol Laut bersandar di Pelabuhan Zamrud Selatan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang dikelola Pelindo III.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) menyerahkan dividen sebesar Rp 1,8 triliun kepada negara dari tahun buku 2017.

Pemenuhan kewajiban ini sebagai bagian dari pelaksanaan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar April lalu.

Finance Director Pelindo III, Saefudin Noer mengatakan, setoran tahun ini merupakan jumlah tertinggi yang mampu dicetakkan perseroan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Saefudin, besaran setoran kepada negara ini tak dapat dilepaskan dari tingginya laba yang dibukukan Pelindo III sepanjang tahun 2017 yang mencapai Rp 2,03 triliun.

"Kami telah melakukan pembayaran kontribusi ke negara berupa dividen perusahaan di awal Mei 2018 senilai Rp 441 miliar ke pemerintah dan ini merupakan level tertinggi sepanjang Pelindo III berdiri. Kami selesaikan dalam satu kali kesempatan," ujar Saefudin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/5/2018).

Saefudin menjelaskan, dari jumlah setoran total sebesar Rp 1,8 triliun terdapat kontribusi setoran untuk pajak sebesar 66,7 persen atau setara dengan Rp.1,2 triliun dan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan jumlah Rp 160 miliar.

Ia menambahkan, selain meningkatkan performa layanan melalui penambahan fasilitas pelabuhan dan pembangunan infrastruktur, Pelindo III juga mengambil langkah efisiensi dalam menjalankan perusahaan.

"Langkah efisiensi berkesinambungan ini menyebabkan pertumbuhan beban usahakami lebih rendah dibandingkan pendapatan yang kami terima. Hingga kuartal I tahun 2018, laba usaha Pelindo III mencapai 913 miliar," kata Saefudin.

Selain itu, lanjut Saefudin, Pelindo III juga telah bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk mengimplementasikan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) di wilayah pelabuhan kelolaan Pelindo III.

Melalui perjanjian tersebut, Pelindo III dan BRI akan menerbitkan kartu akses pelabuhan e-Port card yang disematkan dalam kartu pembayaran elektronik buatan BRI.

Bagi Saefudin, kerja sama itu akan memberi kemudahan bagi para pengguna jasa dalam memperoleh layanan Pelindo III.

"Jangkauan BRI yang tersebar hingga pelosok negeri tentu akan memberi manfaat yang besar, terutama bagi para pengguna jasa kami yang berada di 43 pelabuhan Pelindo III," ucap Saefudin.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X