Pertamina Sebut Tetap Jual Premium dan Solar Selama Mudik Lebaran - Kompas.com

Pertamina Sebut Tetap Jual Premium dan Solar Selama Mudik Lebaran

Kompas.com - 16/05/2018, 15:26 WIB
Suasana konferensi pers pembentukan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2018 oleh PT Pertamina (Persero), Rabu (16/5/2018).KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO Suasana konferensi pers pembentukan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2018 oleh PT Pertamina (Persero), Rabu (16/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) memastikan bakal tetap menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Solar pada saat musim mudik lebaran 2018. Namun, penjualannya akan didistribusikan secara terbatas oleh Pertamina.

“Kami sediakan juga produk Premium dan Solar bagi masyarakat yang masih berkebutuhan,” kata Direktur Supply Chain, Logistik, dan Infrastruktur Pertamina Gandhi Sriwidodo, di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Kendati demikian, Gandhi tidak mengatakan berapa banyak jumlah Premium dan Solar yang akan didistribusikan oleh Pertamina di Pulau Jawa. Dia hanya menyampaikan bahwa Pertamina akan menyalurkan Premium dan Solar sesuai dengan apa yang telah diatur oleh pemerintah.

"Untuk periode Maret – April (alokasi Premium) naik 10 persen dari 23.000 kiloliter jadi 27.000 kiloliter per hari. Untuk antisipasi peningkatannya, alokasi premium ini akan kami majukan pada menjelang mudik dan arus balik. Jadi volumenya, rata rata per hari 7 persen dari rata rata Mei. Jadi total peningkatan sampai 17 persen," ucap Gandi.

Baca juga: Hadapi Ramadhan dan Idul Fitri, Pertamina Bentuk Satgas BBM

Gandhi pun kemudian menjamin stok Premium bisa memiliki ketahanan hingga 27 hari dan untuk Solar keteresediaannya bisa mencapai 24 hari.

"Untuk ketersediaan stok memang lebih dari cukup. Di luar Premium dan Solar itu ketersediaan stok-nya bisa di atas 25 hari," kata dia.

Adapun pernyataan Pertamina ini sekaligus menjadi upaya mereka dalam menjamin ketersediaan Premium di wilayah yang tidak menjadi kewajiban pemenuhannya, yakni di Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

Pasalnya, di dalam Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak, Pertamina berkewajiban menyalurkan bensin jenis Premium di luar wilayah Jamali.

Aturan tersebut kemudian tengah direvisi oleh pemerintah agar bisa menjaga ketersediaan Premium di tengah masyarakat yang sempat langka beberapa waktu lalu.


Komentar
Close Ads X