BPJS Kesehatan Jamin Perawatan Peserta yang Jadi Korban Teror Bom - Kompas.com

BPJS Kesehatan Jamin Perawatan Peserta yang Jadi Korban Teror Bom

Kompas.com - 16/05/2018, 17:39 WIB
Direksi BPJS Kesehatan memaparkan laporan kinerja keuangan tahun 2017 di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA Direksi BPJS Kesehatan memaparkan laporan kinerja keuangan tahun 2017 di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - BPJS Kesehatan menyatakan, pihaknya menjamin biaya perawatan peserta JKN-KIS yang menjadi korban teror bom di beberapa tempat.

Diketahui, aksi teror terjadi di tiga gereja sekaligus di Surabaya, akhir pekan lalu. Belum lagi aksi susulan di Sidoarjo dan daerah lainnya.

"Prinsipnya sesuai dengan yang presiden sampaikan bahwa negara menjamin masyarakat yang terkena musibah," ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Namun, Fachmi belum dapat memastikan apakah klaim meningkat pasca teror bom. "Yang pasti peserta JKN pasti kita tanggung," kata Fachmi.

Baca juga: Adakah Dampak Teror Bom Terhadap Iklim Investasi di Indonesia?

Sebelumnya diberitakan, rangkaian teror terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur. Pada Minggu (13/5/2018) kemarin, ledakan bom bunuh diri terjadi di tiga gereja di Surabaya, yaitu Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia (GKI), dan Gereja Pantekosta Pusat.

Kemudian, pada Senin pagi (14/5/2018), bom bunuh diri kembali terjadi di depan Markas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur.

Total belasan korban meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka dalam kejadian di sejumlah tempat di Kota Pahlawan tersebut. Hari ini, Rabu (16/5/2018), Markas Polda Riau diserang terduga teroris. Akibat peristiwa ini, lima orang tewas, empat terduga teroris dan satu polisi. Selain itu, tiga orang lainnya luka-luka.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X