Mudik, Peserta JKN-KIS Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Terdekat - Kompas.com

Mudik, Peserta JKN-KIS Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Terdekat

Kompas.com - 16/05/2018, 19:10 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris KOMPAS.com/Andi Hartik Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat tak usah khawatir jika membutuhkan penanganan kesehatan ataupun harus dirawat saat mudik.

Pemudik masih bisa menggunakan fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat ( JKN-KIS) di fasilitas kesehatan di tempat masing-masing. Tidak harus sesuai dengan faskes yang sudah terdaftar.

"Kalau itu, dua tahun berturut-turut kita punya skema khusus buat pemudik. Tahun lalu tidak ada hambatan," ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Apalagi, saat ini dipermudah dengan adanya Mobile JKN. Dengan mengunduh aplikasi JKN di android, peserta BPJS bisa mengubah fasilitas kesehatan yang diinginkan meski berbeda dengan kartu.

Baca juga: BPJS Kesehatan Jamin Perawatan Peserta yang Jadi Korban Teror Bom

"Kalau tiba-tiba dia mudik, cuti panjang, dia bisa pindah faskes dengan sangat mudah," kata Fachmi.

Jelang Lebaran tahun lalu, BPJS Kesehatan juga telah menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanan kepada para masyarakat yang ingin menuju kampung halaman.

Peserta JKN-KIS dalam kondisi darurat maupun non darurat dapat langsung berobat ke Instalasi Gawat Darurat (IGF) rumah sakit terdekat, yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Para peserta JKN-KIS yang mudik diimbau untuk selalu membawa Kartu JKN-KIS, atau Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Askes, Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jamkesmas.

BPJS Kesehatan juga membuka Posko Mudik di delapan titik padat pemudik, yaitu Terminal Pulo Gebang Jakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Yogyakarta. Kemudian, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk Bali, serta Pelabuhan Merak Banten. Posko tersebut menyedikan pelayanan kesehatan, obat-obatan, fasilitas relaksasi, hingga sosialisasi program jaminan kesehatan kepada para pemudik.


Komentar
Close Ads X