Pertamina Kaji Kenaikan Harga BBM non-Subsidi

Kompas.com - 16/05/2018, 22:39 WIB
Ilustrasi SPBU Pertamina. 
KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi SPBU Pertamina.


JAKARTA, KOMPAS.com
—PT Pertamina (Persero) berencana mengajukan usulan kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM) non-subsidi kepada pemerintah.

"(Namun), rencana ini masih dalam tahap kajian," ujar Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, rencana tersebut saat ini masih dalam tahap pengkajian.

Bersamaan, kata Nicke, Pertamina fokus pada penyiapan pasokan Premium sebagai tindak lanjut rencana revisi Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014.

Baca juga: BPH Migas: BBM Satu Harga Bukan untuk Industri

Revisi peraturan mengenai penyediaan, pendistribusian, dan harga jual eceran BBM tersebut bakal mewajibkan ketersediaan Premium di area Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

"Fokus kita penyiapan (Premium) tadi, (tapi) dalam waktu bersamaan akan mengusulkan (kenaikan harga BBM non-subsidi). Tapi ini belum (mengajukan)," ujar Nicke di kantor BPH Migas, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: BPH Migas: Hanya 44 Persen SPBU Jual Premium di Jawa, Madura, dan Bali

Nicke belum mau menjelaskan secara rinci kapan Pertamina akan mengajukan usulan kenaikan harga BBM non-subsidi itu ke pemerintah.

"Kita sedang mengkaji karena tugas kami melayani, apalagi mau Lebaran, kami fokus ke sana," kata Nicke.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X