Cukai Rokok Untuk Tutupi Defisit BPJS Kesehatan Segera Direalisasikan

Kompas.com - 17/05/2018, 10:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggaran BPJS Kesehatan nantinya akan ditopang oleh cukai rokok untuk menyeimbangkan arus keuangan.

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso mengatakan, pihaknya telah rapat dengan Kementerian Keuangan soal cukai rokok. Nantinya akan dikeluarkan Peraturan Menteri untuk mengatur mekanismenya.

"Peraturan menteri yang berkaitan untuk mekanismenya sedang disusun," ujar Kemal di Kantor BPJS Kesehatan, Rabu (17/5/2018).

Kemal berharap peraturan menteri soal bantuan dari cukai rokok menjadi satu solusi untuk menutup gap dalam anggaran BPJS Kesehatan. Suntikan dari cukai rokok nantinya tak hanya satu kali, melainkan terus berjalan ke depannya.

"Maka sifatnya berkesinambungan dan mendukung program JKN-KIS," kata Kemal.

Pemerintah menargetkan tahun ini peraturan menteri itu sudah berlaku.

"Itu kan bagian beban di Pemda. Jangan lihat pada angka, mekanismenya dilihat dulu," kata dia.

Terkait defisit anggaran BPJS Kesehatan yang mencapai Rp 9 triliun, Kemal menganggapnya bukan akibat lemahnya sistem keuangan. Ia mengatakan, tidak semua klaim jatuh tempo ada tahun yang sama. Saat ini sudah dilakukan penyesuaian anggaran dengan suntikan dana tambahan dari pemerintah.

"Defisit telah ditutup dan sebagian beban yang belum jatuh tempo 2017, dilakukan di 2018," kata Kemal.

Yang terpenting, kata Kemal, tidak ada tindakan penanganan kesehatan yang tertunda akibat celah dalam anggaran tersebut. Semua peserta JKN-KIS tetap mendapatkan haknya, fasilitas kesehatan dibayar sesuai jumlah klaim dan waktunya.

"Urusan defisit, itu kami dengan pemerintah," kata Kemal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.