Resmi Beroperasi, Kereta Bandara Solo Ekspres Layani Rute Solo-Yogyakarta-Kutoarjo - Kompas.com

Resmi Beroperasi, Kereta Bandara Solo Ekspres Layani Rute Solo-Yogyakarta-Kutoarjo

Kompas.com - 17/05/2018, 10:55 WIB
Penampakan kursi dan interior Kereta Rel Diesel (KRD) Bandara Adi Soemarmo Solo buatan PT Industri Kereta Api (Inka). Gambar diambil pada Selasa (8/5/2018).KOMPAS.com/CHOLIK Penampakan kursi dan interior Kereta Rel Diesel (KRD) Bandara Adi Soemarmo Solo buatan PT Industri Kereta Api (Inka). Gambar diambil pada Selasa (8/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan resmi mengoperasikan KA Bandara Adi Soemarmo, Kamis (17/5/2018).

Untuk sementara waktu, kereta bernama Solo Ekspres itu akan melayani lintas Solo-Yogyakarta- Kutoarjo. Rute tersebut sebelumnya telah digunakan KA Prambanan Ekspres dalam mengangkut penumpang sekaligus sebagai kereta komuter.

"Pengoperasian KA Bandara Adi Soemarmo untuk sementara waktu menjadi KA Solo Ekspres ini, adalah untuk memenuhi animo calon penumpang KA yang cukup tinggi pada lintas Solo-Yogyakarta-Kutoarjo," ujar Direktur Jenderal Perkeretaapian, Zulfikri melalui keterangan tertulis, Kamis (17/5/2018).

Satu rangkaian kereta Solo Ekspres terdiri dari empat kereta dengan kapasitas angkut sebanyak 393 penumpang.

Adapun rute KA Solo Ekspres dari Stasiun Solo Balapan menuju Stasiun Kutoarjo PP, melalui Stasiun Purwosari, Stasiun Klaten, Stasiun Maguwo, Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Wates. Untuk operasionalnya, ada empat jadwal perjalanan.

Dari Stasiun Solo Balapan, kereta berangkat setiap pukul 08.40 WIB dan 15.40 WIB. Sementara dari dari Stasiun Kutoarjo pada pukul 11.15 WIB dan 18.25 WIB.

Untuk rute Stasiun Solo Balapan-Stasiun Kutoarjo PP berlaku tarif sebesar Rp 40.000. Sedangkan untuk rute Stasiun Solo Balapan-Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Yogyakarta- Stasiun Kutoarjo berlaku tarif sebesar Rp 30.000.

Zulfikri mengatakan, tarif yang ditetapkan ini sebanding dengan fasilitas dan kenyamanan yang diperoleh penumpang.

"Memang ada perbedaan tarif, karena KA Solo Ekspres ini dilengkapi dengan pendingin udara, layar TV LED untuk hiburan dan juga memberikan informasi posisi kereta," kata Zulkifri.

Kereta tersebut juga dilengkapi bagasi khusus untuk menempatkan barang bawaan penumpang. Di setiap bangku penumpang juga terdapat pengisi daya ponsel (charging port) dan tempat duduk khusus bagi penyandang disabilitas.

Saat ini, Kementerian Perhubungan masih menyelesaikan pembangunan malur kereta api menuju Bandara Adi Soemarmo. Rencananya pada akhir tahun 2018, konstruksi jalur kereta api ini sudah selesai. Denga demikian, pada awal 2019 diperkirakan sudah bisa dioperasikan untuk pelayanan kereta Bandara Adi Soemarmo.

Kementerian Perhubungan juga membangun jalur ganda kereta lintas selatan Jawa sepanjang 276,8 kilometer. Pembangunan jalur ini ditargetkan selesai konstruksi dan diresmikan pengoperasiannya pada akhir 2018.

Zulkifri mengatakan, pengoperasian tahap awal kereta apu Solo Ekspres untuk menumbuhkan minat masyarakat menggunakan kereta api.

"Sehingga, apabila nanti sudah resmi beroperasi menjadi KA Bandara Adi Soemarmo, animo masyarakat di Wilayah Solo, Yogyakarta dan Kutoarjo," kata Zulkifri.

"Kereta ini nantinya akan dikoneksikan sampai bandara Adi Sumarmo yang saat ini masih dalam tahap pembangunan," lanjut dia.


Close Ads X